Round Up

Dendam Berujung Maut, 3 Pekerja Gorok Mandor Pakai Gergaji

Tim detikBali - detikBali
Sabtu, 01 Nov 2025 07:00 WIB
Konferensi pers kasus pembunuhan mandor di Polres Gianyar, Jumat (31/10/2025). (Foto: Ni Komang Ayu Leona Wirawan)
Gianyar -

Dendam berubah jadi tragedi di Gianyar. Seorang mandor proyek irigasi, I Wayan Sedhana, ditemukan tewas mengenaskan dengan leher nyaris putus. Polisi mengungkap, korban dibunuh tiga anak buahnya sendiri menggunakan gergaji.

Peristiwa itu terjadi di area Subak Tenggaling, Banjar Puseh, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar. Ketiga pelaku, yakni MA (25), MF (20), dan SF (18), baru lima hari bekerja di proyek tersebut. Mereka ternyata sudah menyimpan dendam pribadi kepada korban.

"Ketiga pelaku melakukan penghilangan nyawa terhadap korban. Awalnya dipukul, baru kemudian dibunuh dengan cara menggorok korban menggunakan gergaji. Lehernya hampir putus," ungkap Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma, Sabtu (31/10/2025).

Aksi sadis itu terjadi pada Jumat (24/10/2025) siang, sehari sebelum jenazah korban ditemukan, Sabtu (25/10/2025).

Bukti Gergaji dan Cangkul di Lokasi

Polisi menemukan gergaji berlumuran darah di lokasi kejadian. Barang bukti lain berupa cangkul juga diamankan. Alat itu dipakai pelaku untuk memukul korban hingga pingsan sebelum digorok.

"Sebelum digergaji lehernya, korban terlebih dahulu dipukul dengan cangkul hingga pingsan. Kata ahli, perbuatan tersangka ini sampai mengenai kerangka tulang di leher korban. Kemudian, korban kejang-kejang dan aksi dihentikan. Mereka lalu kabur," sambung Kesuma.

Simak Video "Video: Aksi Sadis 3 Pekerja Bunuh Mandor di Bali, Leher Korban Digergaji"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork