detikBali

Keseruan Turis Asing Ikut Perang Tipat Bantal di Badung Bali

Terpopuler Koleksi Pilihan

Keseruan Turis Asing Ikut Perang Tipat Bantal di Badung Bali


Agus Eka Purna Negara - detikBali

Keseruan warga dan wisatawan ikuti tradisi siat tipat bantal di Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung, Sabtu sore (26/9/2026).
Keseruan warga dan wisatawan ikuti tradisi siat tipat bantal di Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung, Sabtu sore (26/9/2026). (Foto: Agus Eka/detikBali)
Badung -

Tradisi Aci Tabuh Rah Pengangon atau perang tipat bantal di Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (26/9/2026) sore berlangsung meriah. Ratusan warga yang memadati lokasi tampak antusias dan riang gembira saling melempar ketupat serta bantal ke udara di sepanjang jalan depan pura desa.

Pelaksanaan tradisi Aci Tabuh Rah Pengangon diawali dengan persembahyangan bersama seluruh warga Desa Adat Kapal di depan Pura Desa dan Puseh setempat. Ribuan massa yang didominasi kaum pria kemudian bergerak memadati jalan utama yang telah ditutup sementara.

Sambil bertelanjang dada dan mengenakan pakaian adat khas Bali lengkap dengan udeng, para peserta bersiap membawa amunisi berupa tipat (ketupat) dan bantal (jajanan ketan khas Bali).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ritual dimulai ketika para pemangku memercikkan tirta suci dan memberikan komando sebagai tanda dimulainya aksi saling lempar. Seketika itu pula, jalanan berubah menjadi arena 'pertempuran' yang riuh dan penuh semangat kebersamaan.

ADVERTISEMENT

Massa terbagi dalam kelompok-kelompok yang saling berhadapan, baik laki-laki maupun perempuan. Hujan tipat dan bantal pun berterbangan tinggi di udara, menghiasi langit sore. Tradisi itu semakin bergemuruh dengan iringan gamelan baleganjur yang menggelegar.

Atmosfer kemeriahan tradisi makin membuncah berkat sorak-sorai warga yang saling berbalas lemparan tanpa rasa dendam maupun amarah. Gesekan antarpeserta di arena justru melahirkan gelak tawa dan keakraban yang menyatu erat di tengah keriuhan festival.

Turis Asing Ikut Perang Tipat Bantal

Keseruan warga dan wisatawan ikuti tradisi siat tipat bantal di Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung, Sabtu sore (26/9/2026).Keseruan warga dan wisatawan ikuti tradisi siat tipat bantal di Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung, Sabtu sore (26/9/2026). Foto: Agus Eka/detikBali

Sejumlah wisatawan mancanegara yang berada di lokasi pun tak mau ketinggalan untuk ikut melebur di tengah riuhnya suasana perayaan warga. Keunikan acara ini memikat para wisatawan asing yang hadir, bahkan mendorong sebagian dari mereka untuk ikut bergabung merasakan keseruannya.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah Dmitry, wisatawan asal Rusia yang secara spontan melebur ke dalam barisan. Bersama temannya, ia tampak bersemangat menyelinap di antara kerumunan warga lokal yang sibuk melemparkan jajan ketan dan ketupat ke udara.

Tanpa rasa canggung, ia melemparkan senyum lebar dan menunjukkan antusiasme saat amunisi tradisi tersebut berterbangan di sekelilingnya.

"Ini salah satu perayaan terbaik yang pernah kami hadiri. Ini pertama kalinya dan kami sangat bangga melihat acara ini," kata Dmitry.

Keseruan tradisi lempar tipat bantal ini juga memberikan pengalaman berharga dan kesan mendalam bagi wisatawan asing lainnya. Kehangatan serta keramahan warga lokal yang menyambut para pengunjung membuat suasana tradisi ini terasa makin menyenangkan.

"Tempat ini sangat bagus dan orang-orangnya sangat ramah. Saya sangat senang karena ini pertama kalinya bagi saya," ujar turis asal Ceko, Maria.

Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana mengakui tradisi ini diikuti ribuan warga di desa tersebut. Siat Tipat Bantal merupakan bagian dari rangkaian upacara Aci Tabuh Rah Pengangon di Pura Desa lan Puseh Desa Adat Kapal dan digelar setiap tahun, tepatnya pada Purnama Sasih Kapat.

Tradisi ini muncul sejak tahun 1339 saat kedatangan patih Ki Kebo Iwa yang diutus oleh Raja Bali untuk merestorasi Pura Puru Sada di Desa Kapal. Peristiwa ini jauh sebelum Kerajaan Mengwi berdiri.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads