Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) wilayah Tabanan, Bali, siang ini. Sementara itu, beberapa SPBU di wilayah tersebut juga tutup lantaran kehabisan stok bahan bakar minyak (BBM). Sebagian pengendara akhirnya membeli bensin eceran di warung Madura.
Salah seorang warga, Pramana Adi Sastra (34), mengaku harus mengantre lebih dari 40 menit untuk mendapatkan Pertalite di SPBU Jalan Gatot Subroto, Sanggulan, Tabanan, Senin (12/10/2026). Lantaran stok Pertalite di pom bensin itu habis, Pramana pun terpaksa membeli Pertamax.
"Saya maunya isi di SPBU di Kerambitan, tapi tutup karena stok habis. Mau tidak mau beli nya di sini," ujar Pramana.
Pramana mengaku sudah mendapat informasi mengenai antrean di sejumlah SPBU melalui media sosial sejak Minggu (11/10). Meski mengantre selama puluhan menit, ia tetap bertahan demi mendapatkan bensin.
"Saya kerja di Canggu. Takutnya pas berangkat kerja tidak kebagian bensin. Tidak apa-apa, panas-panasan daripada nanti dorong motor di jalan," imbuhnya.
Pantauan detikBali di SPBU Sanggulan, antrean kendaraan tampak mengular hingga ke bahu jalan. Pengendara terlihat berdesakan di tengah cuaca panas,
Kondisi serupa terlihat di SPBU Pesiapan, Jalan Pulau Batam, Tabanan. Meski SPBU tutup karena stok Pertalite dan Pertamax dikabarkan habis, pengendara tetap berdatangan dan rela menunggu di depan pom bensin yang dipalangi tali.
Sejumlah pengendara kemudian beralih membeli bensin ke warung Madura di sebelah timur SPBU. Antrean pembeli di kios tersebut juga mengular hingga sekitar 50 meter.
Simak Video "Video: Menerka Konsekuensi Lonjakan Harga Pertamax"
(iws/iws)