detikBali

MotoGP Mandalika 2026, Kaus Veda Ega dan Marc Marquez Laris

Terpopuler Koleksi Pilihan

MotoGP Mandalika 2026, Kaus Veda Ega dan Marc Marquez Laris


Edi Suryansyah - detikBali

Seorang warga negara asing (WNA) memilih baju di lapak seorang penjual di depan Sirkuit Mandalika, Jumat (9/10/2026).
Seorang warga negara asing (WNA) memilih baju di lapak seorang penjual di depan Sirkuit Mandalika, Jumat (9/10/2026). (Foto: Edi Suryansyah/detikBali)
Mandalika -

Baju kaus bergambar pebalap Veda Ega Pratama dan Marc Marquez menjadi salah satu merchandise yang diminati pengunjung pada hari pertama MotoGP Mandalika 2026. Tingginya minat pembeli terhadap merchandise tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meraup keuntungan dari ajang balap motor ini.

Darsono, pedagang merchandise asal Semarang, mengaku penjualan pada hari pertama MotoGP Mandalika 2026 cukup ramai. Kaus bergambar Veda dan Marc Marquez menjadi produk yang paling banyak dicari pembeli.

"Untuk hari pertama ini, penjualan sudah lumayan ramai. Yang banyak diminati pembeli itu kaus Veda Ega Pratama dan Marc Marquez. Ada juga sih yang lain, tapi yang paling banyak dibeli ya itu, kata Darsono kepada awak media, Jumat (9/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Darsono menjual kaus hasil produksi sendiri dengan harga Rp 150 ribu untuk ukuran dewasa dan Rp 100 ribu untuk anak-anak. Ia datang dari Semarang untuk berjualan di kawasan Mandalika selama penyelenggaraan MotoGP 2026.

ADVERTISEMENT

Menurut Darsono, proses perizinan untuk berjualan juga berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia berharap jumlah pembeli terus meningkat pada hari kedua dan ketiga penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

"Perizinannya aman dan lancar, tidak ada kendala. Mudah-mudahan untuk hari kedua dan ketiga nanti semakin ramai, sehingga penjualan juga bisa lebih bagus," ujarnya.

Ia menilai kehadiran penonton dan penggemar balap motor menjadi kesempatan bagi pedagang merchandise untuk meningkatkan penjualan. Darsono berharap antusiasme pengunjung tetap terjaga hingga rangkaian MotoGP Mandalika 2026 berakhir.

"Mudah-mudahan sampai hari terakhir nanti penonton rame dan pembeli juga makin bertambah," imbuhnya.

Hal senada disampaikan Imam, pedagang merchandise asal Surabaya yang mengaku hampir setiap tahun berjualan di Mandalika. Menurutnya, selain menjadi kesempatan untuk meraup keuntungan, berjualan di ajang tersebut juga memberinya kesempatan menyaksikan Indonesia menjadi tuan rumah ajang balap bergengsi.

"Saya dari Surabaya, setiap tahun jualan. Senang aja bisa jualan di sini. Karena ini acara langka dan kita juga sesekali bisa liat pembalap lewat depan lapak," katanya.

Imam mengatakan penyelenggaraan MotoGP membawa angin segar bagi pelaku UMKM. Pedagang yang merupakan ayah dua anak itu mengaku bisa meraup keuntungan jutaan rupiah setiap hari.

"Namanya juag jualan kan, kadang banyak kadang dikit. Ya jutaan lah. Mudah-mudahan besok lebih rame lagi," bebernya.

Sementara itu, pengunjung bernama Angga mengaku tertarik membeli kaus bertema pebalap untuk anak-anaknya. Ia menilai merchandise MotoGP dapat menjadi kenang-kenangan dari ajang balap motor yang digelar di Mandalika.

"Selain menarik, baju anak-anak ini juga bisa menjadi kenang-kenangan dari MotoGP Mandalika," kata Angga.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads