Cabai Bontok di Gianyar Langka, Wabup Sebut Faktor Cuaca

Aryo Mahendro - detikBali
Sabtu, 14 Mar 2026 07:00 WIB
Ilustrasi - Stok cabai di Pasar Rakyat Gianyar, Bali. (Foto: Aryo Mahendro/detikBali)
Gianyar -

Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun memastikan pasokan sejumlah bahan pokok aman menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026. Meski begitu, ia mengakui ada beberapa bahan pangan yang langka sejak dua bulan terakhir. Salah satunya adalah cabai bontok.

Mayun mengatakan kelangkaan cabai bontok disebabkan oleh faktor cuaca dan hujan deras belakangan ini. Menurutnya, cabai khas Bali itu bisa dipanen dengan kualitas yang baik saat cuaca cerah.

"Menanam cabai bontok itu memang cuacanya harus hangat atau panas," kata Mayun seusai meninjau pasar murah Polres Gianyar di eks Pasar Blahbatuh, Jumat (13/3/2026).

Kelangkaan pasokan itu membuat harga cabai bontok di Pasar Rakyat Gianyar tembus Rp 100 ribu per kilogram (kg). Padahal, dalam situasi normal, harga cabai bontok berkisar antara Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per kg. Kenaikan harga cabai bontok ini sudah terjadi sejak awal Februari 2026.

Meski begitu, Mayun menyebut stok bahan pangan seperti beras, minyak goreng, dan lainnya masih aman. Dia mengeklaim harga berbagai kebutuhan pokok tersebut tidak ada kenaikan yang signifikan.



Simak Video "Video: Gelar GPM di 82.000 Lebih Titik, Polri Salurkan 108.636 Ton Beras SPHP"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork