Peringatan 24 tahun tragedi Bom Bali di Monumen Tragedi Kemanusiaan atau Ground Zero, Legian, Kuta, Kabupaten Badung akan jatuh pada Senin (12/10/2026) mendatang. Namun, dalam hitungan hari sebelum peringatan itu berlangsung, kolam air mancur pada tugu tersebut justru kering dan tidak berfungsi.
Begitu keluhan yang dirasakan wisatawan asing yang dihimpun oleh Koordinator Yayasan Isana Dewata, Theolina Marpaung. Dia sudah dua minggu lalu mendapatkan laporan terkait tidak berfungsinya kolam tersebut. Dalam pantauan detikBali pada Rabu (7/10/2026), kolam tersebut masih kering.
"Karena dapat komplain itu sehari setelah dapat komplain saya datang ke situ. Saya lihat, wah benar (air mancurnya mati)," ujar Theolina saat dihubungi detikBali, Rabu (7/10/2026).
Pihaknya lantas berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Badung yang memelihara tugu tersebut. Dikatakan jika penyebab kolam air mancur tersebut tidak berfungsi lantaran adanya kabel yang terbuka di dalam kolam dan perlu diperbaiki. Kendati begitu, Theolina tidak diberikan kepastian soal tenggat waktu pengerjaan mengingat momen peringatan yang semakin dekat.
Yayasan yang menggelar kegiatan bertema perdamaian dan mengundang penyintas Bom Bali setiap tahunnya itu mengharapkan agar Monumen Ground Zero bisa tampak cantik pada peringatan 24 tahun Bom Bali nanti. Terlebih, sorotan internasional dan keluarga penyintas Bom Bali akan tertuju pada monumen peringatan tersebut.
"Harapan saya sih kecil aja sesungguhnya, kasih lah perhatian sedikit untuk tempat itu supaya tetap baik adanya, tetap representatif dari Bali, dari Indonesia untuk dunia," tutur Theolina.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Badung, Anak Agung Putri Mas Agung, menyebut pihaknya masih melakukan perbaikan pada kolam tersebut. Dia mengonfirmasi jika ada korsleting pada kabel yang berada di dalam kolam.
Pengerjaan dilakukan secepatnya saat mendapatkan laporan tersebut. Hingga Rabu (7/10/2026) ini, dia memastikan lampu kolam air mancur tersebut sudah menyala normal. Sehingga pengisian air dapat dilakukan mulai keesokan harinya.
Dia menjamin Monumen Ground Zero akan siap dan beroperasi dengan baik untuk peringatan 24 tahun Bom Bali pada Senin mendatang.
"Sebelum peringatan (Bom Bali), Ground Zero-nya kita targetkan sudah beroperasi," ungkap Putri.
Monumen tersebut akan menjadi pusat peringatan salah satu tragedi paling kelam di Pulau Bali. Tragedi yang terjadi pada 12 Oktober 2002 itu menewaskan 202 orang yang mayoritas adalah WNA. Setelah dibangunnya monumen tersebut, peringatan terhadap Bom Bali selalu dihelat setiap tahunnya dan diikuti sejumlah pihak termasuk keluarga penyintas Bom Bali.
Simak Video "Video: Suasana Malam di Kawasan Kuta saat Listrik Se-Pulau Bali Padam"
(hsa/hsa)