detikBali

Pemkab Buka Suara soal Wacana Pembangunan Pusat Data AI di Karangasem

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pemkab Buka Suara soal Wacana Pembangunan Pusat Data AI di Karangasem


Sui Suadnyana, Selamat Juniasa - detikBali

Kadiskominfo Karangasem, Ida Nyoman Astawa, saat ditemui di kantornya, Selasa (6/10/2026). (I Wayan Selamat Juniasa/detikBali)
Foto: Kadiskominfo Karangasem, Ida Nyoman Astawa, saat ditemui di kantornya, Selasa (6/10/2026). (I Wayan Selamat Juniasa/detikBali)
Karangasem -

Karangasem disebut-sebut akan menjadi salah satu lokasi pengembangan pusat infrastruktur digital untuk teknologi akal imitasi atau artificial intelligence (AI) yang dikembangkan Biznet. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem buka suara soal wacana itu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Karangasem, Ida Nyoman Astawa, mengatakan belum menerima informasi resmi soal wacara tersebut. Ia justru mengetahui soal rencana itu dari media sosial (medsos).

"Sampai saat ini belum ada informasi resmi dari Biznet, saya justru baru dapat informasi itu kemarin malam dari media sosial," kata Astawa, Selasa (6/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Astawa belum mengetahui secara detail rencana pengembangan pusat infrastruktur AI tersebut, termasuk lokasi yang disebut-sebut akan dipilih di Karangasem. Menurutnya, sampai saat ini belum ada audiensi dari Biznet terkait wacana tersebut.

ADVERTISEMENT

Meski belum mendapat informasi resmi, Astawa menilai pembangunan pusat data AI akan berdampak bagi Karangasem, baik positif maupun negatif. Rencana pembangunan harus disikapi secara serius dan harus ada kajian mendalam sebelum benar-benar berjalan.

Pengembangan AI harus berdampak langsung untuk masyarakat. Salah satu dampak positifnya dapat membuka peluang investasi, menjadikan Karangasem sebagai salah satu pusat teknologi, serta menyerap tenaga kerja lokal.

Namun, tentu ada dampak negatif terkait adanya pengembangan AI ini, termasuk terhadap lingkungan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebutuhan sumber daya air yang cukup besar untuk mendukung sistem pendinginan infrastruktur tersebut.

"Pengembangan tersebut membutuhkan sumber daya air untuk pendinginnya. Tetapi, kami juga belum tahu seperti apa teknologinya, mengingat ini baru sebatas wacana dan belum tahu kepastiannya seperti apa," ujar Astawa.

Diskominfo Karangasem, terang Astawa, akan menanyakan langsung rencana pembangunan pusat data AI itu kepada Biznet. Rencananya, hal itu akan ditanyakan saat Pemkab Karangasem melakukan evaluasi kerja sama dengan perusahaan tersebut.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads