Respons ASDP soal Blokade Pelabuhan Ketapang Berujung Gilimanuk Macet Parah

Herdi Alif Al Hikam - detikBali
Minggu, 27 Sep 2026 21:30 WIB
Antrean kendaraan mengular sekitar 4,8 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk tepatnya hingga di wilayah Hutan Cekik, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, Minggu (27/9/2026). (Foto: Putu Adi Budiastrawan/detikBali)
Denpasar -

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) buka suara terkait antrean panjang kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Hal itu buntut aksi blokade pengemudi truk di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, hingga arus penyeberangan penyeberangan dari Jawa menuju Bali tersendat.

ASDP menegaskan saat ini sedang berupaya mempercepat pemulihan operasional layanan penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk. Termasuk dengan mempercepat siklus pelayanan kapal.

"Setelah tercapainya kesepakatan bersama, fokus kami adalah mempercepat normalisasi operasional dan mengurai antrean secara bertahap. Kapasitas kapal yang tersedia terus kami optimalkan, termasuk melalui percepatan siklus pelayanan kapal serta pengaturan muatan sesuai karakteristik dan kapasitas masing-masing kapal," ujar Heru dalam keterangannya, seperti dikutip dari detikFinance, Minggu (27/9/2026).

Aksi penyampaian aspirasi yang berujung blokade pengemudi truk di Pelabuhan Ketapang berlangsung sejak sekitar pukul 14.15 WIB hingga 20.00 WIB pada Sabtu (26/9). Aksi tersebut dipicu dinamika operasional menyusul adanya penyesuaian muatan kapal oleh KSOP Tanjung Wangi demi keselamatan pelayaran, termasuk pengaturan muatan kapal LCT yang terdiri dari truk besar dan sedang.

Penyesuaian muatan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan faktor cuaca dan kondisi maritim terkini. Berdasarkan rilis BMKG Stasiun Meteorologi Banyuwangi-Pelabuhan Ketapang, terdapat peringatan dini PD1 Waspada terkait potensi angin kencang 10-15 knots dari arah utara serta arus kuat berkecepatan di atas 1,2 m/s pada pukul 15.00 Wita, Sabtu.



Simak Video "Video Arus Balik di Pelabuhan Gilimanuk Landai, Tak Ada Antrean Kendaraan"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork