Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mulai menggembleng persiapan Badung Caka Fest 2027. Ajang kebudayaan tahunan ini diproyeksikan bertransformasi dari gelaran seni lokal menjadi ikon pariwisata baru bertaraf internasional.
"Persiapan, kami memang sudah jauh-jauh hari agar matang secara perencanaan. Ada banyak yang kami evaluasi. Kami melibatkan komite ekonomi kreatif untuk mematangkan konsepnya," kata Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Badung, I Gede Sukadana, Rabu (16/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Festival ini diproyeksikan menjadi ikon pariwisata baru Badung karena melibatkan wisatawan mancanegara (wisman). Rangkaian persiapan akan dimulai dengan workshop pada 12-18 Oktober 2026 dan dilanjutkan dengan penyaluran dana kreativitas bagi sekaa teruna.
"Ajang ini bakal jadi ikon pariwisata baru Kabupaten Badung karena melibatkan tamu dari mancanegara. Persiapan diawali workshop pada 12-18 Oktober 2026, lalu dilanjutkan penyaluran dana motivasi dan kreativitas untuk sekaa teruna," kata Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan Disbud Badung, Ida Bagus Agung Munika.
Komite Ekonomi Kreatif Badung turut merancang serangkaian inovasi agar festival ini memberi pengalaman langsung bagi wisatawan asing. Turis tidak hanya ditempatkan sebagai penonton, tetapi juga dilibatkan aktif dalam atraksi budaya.
Selain memusatkan pergelaran di Badung Caka Fest, inovasi budaya juga diperluas ke beberapa kawasan penyangga pariwisata saat Sasih Kesanga. Langkah ini diambil untuk memecah konsentrasi massa dan membagi sebaran atraksi wisata.
"Kami menargetkan minimal tiga wilayah baru di luar Pecatu, Bualu, dan Kuta sebagai pilot project pertunjukan ogoh-ogoh pada malam Pengerupukan. Wilayah dekat akomodasi wisata, seperti Canggu dan Munggu, mulai kami bidik agar perayaan Sasih Kesanga tidak menumpuk di satu titik," ujar Ketua Komite Ekonomi Kreatif Badung, Nyoman Primahita Gunadarma.
Pengembangan agenda budaya bertaraf internasional ini membutuhkan sinergi erat antarinstansi dan pelaku industri pariwisata. Keberhasilan acara dinilai bergantung pada komitmen kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Badung.
"Perayaan Kesanga Fest bukan cuma tanggung jawab Dinas Kebudayaan semata. Dinas Pariwisata, asosiasi hingga agen perjalanan harus ikut berkontribusi meramaikan event di Sasih Kesanga," jelas Primahita.