Belum Lengkapi Izin, Wahana dan Restoran di Diamond Beach Nusa Penida Ditutup

Fatih Kudus Jaelani - detikBali
Selasa, 01 Sep 2026 09:32 WIB
Kasatpol PP dan Damkarmat Klungkung I Dewa Putu Suwarbawa melakukan sidak perizinan di kawasan Diamond Beach Nusa Penida, Klungkung, Bali. (Foto: Dok. Satpol PP Klungkung)
Klungkung -

Operasional usaha di kawasan Diamond Beach, Nusa Penida, Klungkung, Bali, dihentikan sementara. Satpol PP menemukan sejumlah perizinan yang belum dipenuhi pengelola, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Kasatpol PP dan Damkarmat Klungkung, I Dewa Putu Suwarbawa, mengatakan pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Sabtu (22/8) dan Jumat (28/8). Pengelola usaha, PT/CV Tiga Bintang Diamond, kemudian dipanggil untuk memberikan klarifikasi pada Senin (31/8).

"Setelah diberikan klarifikasi, ternyata memang banyak perizinan yang belum dipenuhi, salah satunya PBG (Persetujuan Bangunan Gedung). Oleh karena itu, kami meminta agar usahanya dihentikan sementara. Dan pemilik usaha kooperatif dengan secara mandiri melakukan penutupan sementara," ujar Suwarbawa saat dikonfirmasi detikBali, Selasa (1/9/2026) pagi.

Suwarbawa mengatakan penertiban diprioritaskan pada wahana ekstrem seperti flying fox dan ayunan (swing). Selain persoalan izin, keselamatan pengunjung menjadi pertimbangan karena wahana berada di atas tebing.

"Wahana flying fox dan swing itu kami hentikan sementara. Selain belum memiliki perizinan yang lengkap termasuk PBG, itu menyangkut keselamatan pengunjung karena berada di atas tebing yang sangat riskan. Ini masalahnya menyangkut nyawa," jelasnya.

Menurutnya, pengelola kooperatif dan memilih menutup operasional secara mandiri hingga proses perizinan diselesaikan. Satpol PP juga memastikan pengawasan tetap dilakukan meski memasuki musim ramai wisatawan.

"Kami fokus pada ketertiban aturan. Penegakan perda harus tegas, operasional perusahaan tentu harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.

Pantauan detikBali, pengumuman penutupan sementara diunggah di akun Instagram beatifuldiamond beach pagi ini dengan narasi 'kawasan diamond hills ditutup sementara hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Terkait video viral soal dugaan pelanggaran atau aktivitas wahana di kawasan tersebut, Suwarbawa memastikan lokasi dalam video bukan milik pengelola Diamond Beach yang disidak.

"Video viral itu beda pemilik, bukan milik pengelola yang kami sidak kemarin, walau lokasinya berdekatan. Saat ini pemilik lokasi di video tersebut masih kami telusuri," pungkasnya.



Simak Video "Video: Perkara Perizinan Jadi Trigger Tuntutan Ruang Bahagia Terhadap Pemkot dan Satpol PP Solo"

(dpw/dpw)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork