Momen Prabowo Hadiri Groundbreaking Proyek PLTS 100 GWp di Gilimanuk

I Putu Adi Budiastrawan - detikBali
Selasa, 25 Agu 2026 17:36 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri groundbreaking proyek PLTS di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). (Foto: Putu Adi Budiastrawan/detikBali)
Jembrana -

Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. Proyek PLTS berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) itu dibangun di atas lahan seluas 320 hektare.

Pantauan detikBali, Prabowo beserta rombongan tiba di Monumen Lintas Laut Gilimanuk pukul 15.15 Wita, Selasa (25/8/2026). Prabowo langsung menuju lokasi seremonial dan meninjau lokasi groundbreaking didampingi jajaran menteri dan pejabat daerah.

Sekitar pukul 16.30 Wita, Prabowo beserta rombongan bertolak menuju Lapangan Gilimanuk untuk selanjutnya lepas landas menggunakan helikopter. Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga hadir di lokasi, di antaranya Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menjelaskan Bali menjadi titik awal penerapan program PLTS 100 GWp. Untuk tahap awal, target yang diaplikasikan mencapai 1.000 megawatt-peak (MWp) atau 1 GWp yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) 3,3 Gigawatt-hour (GWh).

"Dengan adanya program ini, maka sistem kelistrikan Bali ini bergeser, yang tadinya ada faktor penggunaan BBM yang impor digantikan dengan energi dari domestik. Dari energi yang mahal menjadi energi murah, dari energi fosil menjadi energi baru terbarukan," ungkap Darmawan kepada wartawan di lokasi groundbreaking.

Darmawan mengatakan langkah ini sejalan dengan program Gubernur Bali I Wayan Koster terkait Bali Mandiri Energi dan Bali Energi Bersih. Menurutnya, penandatanganan kerja sama antara Pemprov Bali, Kementerian ESDM, dan PLN menandai pariwisata Bali beriringan dengan pasokan energi hijau.

Adapun, proyek PLTS di Gilimanuk ini diposisikan sebagai tahap awal dengan kapasitas 300 MWp dan dukungan BESS sebesar 1.000 MWh. Darmawan menjelaskan penggunaan teknologi BESS memungkinkan energi matahari yang diserap pada pukul 10.00-14.00 Wita disimpan untuk menyuplai listrik pada sore, malam, hingga pagi hari.

"Sehingga menekan konsumsi BBM secara signifikan. Selain Gilimanuk, potensi pemanfaatan lahan kering lainnya di Buleleng dan Karangasem saat ini tengah disurvei," papar Darmawan.



Simak Video "Peresmian 3.395 Jembatan TNI-Polri dan 3.000 Sumber Air"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork