Gubernur Bali, Wayan Koster, bakal mengembangkan Kecamatan Gerokgak, Buleleng, menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan kawasan ekonomi pariwisata. Pengembangan tersebut dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Buleleng bagian barat.
"Akan dibangun pusat pertumbuhan ekonomi dan kawasan ekonomi pariwisata di Kecamatan Gerokgak supaya ekonomi di Gerokgak tumbuh," kata Koster saat membuka acara Buleleng Festival (Bulfest) 2026, Selasa (18/8/2026).
Koster optimistis pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi dan kawasan ekonomi pariwisata di Gerokgak dapat mulai berjalan sebelum masa jabatannya sebagai Gubernur Bali berakhir pada 20 Februari 2030.
"Astungkara, ini akan berjalan dengan lancar sebelum tiang mengakhiri jabatan sebagai Gubernur pada 20 Februari 2030," kata Koster.
Pengembangan tersebut, tutur Koster, merupakan bagian dari penataan potensi Buleleng berdasarkan karakteristik alam dan kekuatan masing-masing kawasan. Menurutnya, potensi Buleleng bagian timur dan barat memiliki karakter yang berbeda.
Koster menilai, Buleleng wilayah timur, seperti Kecamatan Sawan dan Kubutambahan, lebih tepat dikembangkan sebagai kawasan budaya dan situs sejarah. Sementara Buleleng bagian barat dinilai memiliki potensi yang lebih kuat untuk pengembangan ekonomi.
"Rupanya Buleleng ini dari barat ke timur rezekinya berbeda secara alam," ujar pria asal Desa Sembiran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, itu.
"Bagian timur, Sawan, Kubutambahan dan lainnya, harus menjadi wilayah budaya dan situs sejarah. Bagian barat rezekinya adalah ekonomi. Jadi di sana cocoknya untuk pengembangan ekonomi," imbuh Koster.
Menurut Koster, pembagian arah pengembangan merupakan bagian dari karakter alamiah Buleleng yang harus dimanfaatkan secara konsisten. Ia menegaskan pembangunan di setiap wilayah harus disesuaikan dengan potensi yang dimiliki dan tidak boleh bertentangan dengan karakter kawasan.
"Betul-betul Buleleng ini sudah diatur sedemikian rupa oleh alam. Jadi itu harus dijalankan dengan konsisten dan tidak boleh dilanggar," tegas Koster.
Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, mengatakan pengembangan kawasan ekonomi khusus di Buleleng bagian barat merupakan program pemerintah pusat. Pemkab Buleleng, kata dia, akan memberikan dukungan terhadap program tersebut karena dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kawasan Ekonomi Khusus di Buleleng Barat merupakan program dari pemerintah pusat. Karena ini program pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Buleleng, Pemda tentu memberikan dukungan penuh," kata Sutjidra.
Simak Video "Video: Koster Singgung Kelakuan Bos Hotel di Bali, Caplok Pantai Jadi Privat"
(dpw/dpw)