detikBali

Polisi Ungkap Penyebab Asap yang Hebohkan Bandara Ngurah Rai

Terpopuler Koleksi Pilihan

Polisi Ungkap Penyebab Asap yang Hebohkan Bandara Ngurah Rai


Fabiola Dianira - detikBali

Tangkapan layar kepulan asap memenuhi area Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Kamis (30/7/2026) malam. (Dok. Istimewa)
Tangkapan layar kepulan asap memenuhi area Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Kamis (30/7/2026) malam. (Foto: Istimewa)
Badung -

Asap yang sempat menghebohkan Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Kamis (30/7) malam ternyata berasal dari kebakaran salah satu restoran makanan instan di lantai dua. Kebakaran diduga dipicu percikan api dari mesin pemanggang daging (grill) yang kemudian merambat ke saluran pembuangan asap (exhaust).

Ps Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Iptu I Gede Suka Artana, atas seizin Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai AKBP I Made Hendra Agustina, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.

"Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini Satreskrim Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai masih melakukan penyelidikan atau pendalaman terkait kejadian kebakaran tersebut," ujarnya, Jumat (31/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan hasil penyelidikan, percikan api muncul saat salah seorang karyawan mengoperasikan mesin pemanggang daging. Api kemudian menjalar ke saluran exhaust.

ADVERTISEMENT

"Saat itu suhu mesin mengalami kenaikan dan penurunan yang tidak normal sebelum akhirnya muncul kobaran api yang membesar dan menjalar ke saluran exhaust," jelasnya.

Mengetahui kebakaran tersebut, karyawan langsung mematikan kompor dan panel exhaust. Mereka kemudian melakukan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di dalam tenant.

Api pada mesin berhasil dipadamkan. Namun, kobaran api di dalam saluran exhaust belum dapat dijangkau sehingga sebagian plafon dibongkar untuk mempermudah proses pemadaman.

Tak lama kemudian, petugas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) tiba di lokasi dan langsung memadamkan api. Sistem sprinkler otomatis yang aktif di area tersebut juga membantu mengendalikan kobaran api sehingga tidak menyebar ke area lain.

Sekitar pukul 22.10 Wita, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas selanjutnya membuang asap menggunakan blower agar kondisi ruangan kembali normal.

Selama proses penanganan, personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama instansi terkait mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas juga memasang garis polisi (police line), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan.

Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, insiden itu menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp10 juta.

"Kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Saat ini penyebab pasti kebakaran masih didalami oleh Satreskrim Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai," tutupnya.



(dpw/dpw)









Hide Ads