detikBali

Pemkot Denpasar Bahas Rencana Patung Charlie Chaplin di Inna Heritage

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pemkot Denpasar Bahas Rencana Patung Charlie Chaplin di Inna Heritage


Ahmad Firizqi Irwan - detikBali

Kawasan Catur Muka, pusat Kota Denpasar, Selasa (28/7/2026).
Foto: Kawasan Catur Muka, pusat Kota Denpasar, Selasa (28/7/2026). (Ahmad Firizqi Irwan/detikBali)
Denpasar -

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar tengah membahas rencana pemasangan patung komedian legendaris Charlie Chaplin di depan Inna Bali Heritage Hotel, Jalan Veteran Denpasar, atau sebelah utara Patung Catur Muka Denpasar. Menurut Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, patung Chaplin relevan karena keterikatan sejarah.

"Kami sangat sependapat dengan dewan. Kalau bisa kita harapkan dari pihak hotel lah yang membangun dan menata, bukan dari kami di Pemkot karena kami khawatir ada kekeliruan kewenangan," jelas Jaya Negara, Selasa (28/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun demikian, Jaya Negara melanjutkan, Pemkot Denpasar dan DPRD Kota Denpasar masih punya kekhawatiran adanya royalti jika patung Charlie Chaplin jadi dipasang.

"Ini kan berawal dari ide dan usulan, bagaimanapun lokasi di sana memegang nilai historis di mana hotel tersebut memiliki ikon sejarah," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, anggota dewan dari Fraksi Gerindra Denpasar, I Gede Tommy Sumertha, menyebut, patung Charlie Chaplin memang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan. Namun, di sisi lain ada sejumlah pertimbangan.

"Ya makanya itu harus diperdalam lagi terkait dengan yang bersangkutan, apakah itu ada royalti? Biar tidak nanti ketika dibuat ada klaim atau tuntutan balik. Ini perlu di dalami dari segi aspek legalitas dan hukumnya," ujar Tommy.

Menurutnya, mendiang Charlie Chaplin yang pernah datang ke Bali untuk berlibur dan menginap di Inna Bali Heritage Hotel memang memiliki nilai historis. Sehingga ketokohan komedian legendaris tanpa suara yang ikonik itu bisa menarik perhatian wisatawan.

"Harapannya ini juga bisa menjadi daya tarik bagi tamu-tamu untuk datang ke Denpasar dan menginap di Denpasar," sambungnya.

"Sehingga tidak hanya sekedar lewat dan singgah. Tetapi bisa singgah dan bermalam di situ. Sehingga kota kita, wisatanya hidup lagi ya," tandas Tommy.



(hsa/hsa)









Hide Ads
LIVE