Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara seorang pelanggan perempuan dengan tukang jahit viral di media sosial (medsos). Perselisihan tersebut diduga dipicu oleh kekecewaan pelanggan terkait molornya waktu penyelesaian pengerjaan pakaian.
Tempat usaha jahit pakaian itu diketahui berlokasi di Jalan Raya Subang, Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali. Pantauan di lokasi pada Sabtu (18/7/2026) sore, bilik ruko berpelang Sintya Talor itu tertutup rapat. Tidak ada aktivitas di tempat usaha yang kini menjadi sorotan warganet itu.
detikBali berupaya meminta konfirmasi, tetapi belum bisa terhubung saat dihubungi via WhatsApp (WA). Berdasarkan keterangan warga setempat, jam operasional penjahit tersebut tidak menentu.
"Kadang buka jam 9 pagi, kadang lewat jam 2 sore. Pernah juga buka sampai malam. Ibunya (penjahit) sering juga lembur jahit sampai jam 10 ke atas. Dia orang dari desa terdekat, tapi kurang tahu asli mana," ujar salah seorang warga di sekitar lokasi yang enggan disebutkan namanya kepada detikBali, Sabtu.
Warga tersebut juga mengaku tidak mengetahui secara detail keseharian ibu-ibu tukang jahit itu karena jarang berinteraksi. "Saya jarang ngobrol, paling sepintas saja karena fokus kerja. Kalau kemarin malam buka, sampai sekarang belum buka," imbuhnya.
Berdasarkan video viral yang beredar, cekcok bermula dari pengakuan pelanggan yang menitipkan tiga potong pakaian untuk dikecilkan pada 30 Juni 2026. Pelanggan mengeklaim tukang jahit itu telah menyanggupi pakaian selesai keesokan harinya, 1 Juli 2026.
Simak Video "Pemkab Badung Benahi Infrastruktur, dari Trotoar hingga Kabel Bawah Tanah"
(iws/iws)