Laut Gili Trawangan Tercemar Bakteri E. coli

Sui Suadnyana, Fabiola Dianira - detikBali
Minggu, 07 Jun 2026 15:45 WIB
Foto: Sejumlah wisatawan asing bermain paddel board atau papan dayung di kawasan taman wisata perairan Gili Matra di Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Sabtu (5/7/2025). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Badung -

Bakteri Escherichia coli (E. coli) ditemukan di perairan laut Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat (NTB). Temuan tersebut menjadi sorotan karena muncul di tengah pencemaran laut Gili Trawangan yang mendekati status zona merah.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), A Koswara, mengatakan Gili Trawangan sebagai kawasan konservasi tengah menghadapi tekanan tinggi akibat aktivitas pariwisata.

"Gili Trawangan adalah kawasan konservasi laut. Namun, aktivitas pariwisata di sana sudah luar biasa ya dan ini mengganggu ekosistem konservasi yang ada di wilayah itu. Levelnya sudah mendekati warna merah," ujar Koswara saat berpidato dalam acara World Ocean Day & Coral Triangle Day 2026 di Peninsula Island, The Nusa Dua, Badung, Minggu (7/6/2026).

Menurut Koswara, KKP telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk memperkuat penanganan sampah di kawasan Gili Trawangan.

"Kami sudah melakukan MOU juga dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat ya untuk melakukan atau menguatkan penanganan sampah ini," jelas Koswara.



Simak Video "Video: Bule Wanita di Gili Trawangan Ngamuk gegara Terganggu Suara Tadarus Musala"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork