Internasional

Menerka Arah Perang Iran Usai Utusan Trump Batal ke Pakistan

Tim detikNews - detikBali
Senin, 27 Apr 2026 07:46 WIB
Protes di Washington usai ultimatum Iran dan gencatan senjata. (Foto: REUTERS/Nathan Howard)
Denpasar -

Masa depan perang Amerika Serikat (AS) bersama Israel terhadap Iran belum menemukan ujung yang jelas. Utusan Presiden AS Donald Trump batal ke Islamabad, Pakistan, untuk perundingan damai putaran kedua dengan Iran.

Dilansir dari detikNews, Trump menegaskan batalnya rencana kunjungan utusan ke Pakistan tidak berarti perang AS-Israel melawan Iran akan segera berlanjut. Gedung Putih sebelumnya menyatakan bahwa utusan Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, akan menuju Pakistan untuk melakukan pembicaraan langsung dengan pihak Iran.

Tak lama sebelum pengumuman itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menyelesaikan kunjungan diplomatiknya ke Islamabad setelah bertemu dengan Panglima Militer Pakistan Asim Munir serta Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Menteri Luar Negeri Ishaq Dar. Namun, Trump mengatakan bahwa ia membatalkan perjalanan tersebut.

"Kami memegang semua kendali. Mereka bisa menghubungi kami kapan saja, tetapi tidak perlu lagi melakukan penerbangan 18 jam hanya untuk duduk dan membicarakan hal yang tidak menghasilkan apa-apa," kata Trump, mengutip pernyataannya kepada timnya.



Simak Video "Video Terpopuler Sepekan: AS-Iran Perang Lagi, Piala Dunia Terakhir Ronaldo"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork