Siswa SMP di Gianyar Kerap Diminta Unggah PR ke Medsos

Sui Suadnyana, Aryo Mahendro - detikBali
Kamis, 02 Apr 2026 09:33 WIB
Foto: Para siswa SMPN 1 Gianyar sedang bermain gawai di halaman sekolah, Rabu (1/4/2026). (Aryo Mahendro/detikBali)
Gianyar -

Siswa sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di Gianyar masih memanfaatkan media sosial (medsos) dalam proses pembelajaran. Meski tidak semua, para siswa kerap mendapat pekerjaan rumah (PR) atau tugas dari guru mata pelajaran tertentu agar hasilnya diunggah ke medsos.

Salah satu siswa kelas 7 SMPN 1 Gianyar, Putu Dika Aria Satya, mengatakan guru pelajaran Bahasa Indonesia dan guru Bahasa Inggris kerap memberi tugas dan diunggah ke akun medsos. Salah satu tugasnya membuat video iklan produk.

Ada, biasanya Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Disuruh bikin (video) iklan yang komersial," kata Satya saat ditemui detikBali di Gianyar, Rabu (1/4/2026).

Satya mengatakan tugas atau PR yang diberikan dikerjakan secara berkelompok. Seusai dikerjakan, tugas itu diunggah ke akun medsos salah satu anggota kelompok.

Satya pernah tergabung dalam kelompok yang berbeda tiap mendapat tugas dari gurunya. Saat itu, akun medsos-nya tak selalu dijadikan tempat untuk mengunggah penugasan dari guru.

"Ya kadang disuruh bikin video cara buang sampah yang baik dan benar. Kalau iklan produk, biasanya makanan atau minuman," kata Satya.

Selain dari guru Bahasa Indonesia dan Inggris, Satya juga beberapa kali mendapat penugasan dari pengampu seni tradisional dan serta pelajaran teknologi dan informatika. Penugasan yang diberikan juga diunggah di akun medsos-nya.

Jasmine, pelajar kelas 7 SMPN 2 Ubud, setali tiga uang. Ia pernah mendapatkan tugas membuat video tentang pengolahan sampah dan menjaga bumi.

Itu pelajaran P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Kurikuler itu," kata Jasmine.

Jasmine menuturkan telah memiliki akun sejumlah medsos sejak kelas 5 sekolah dasar (SD). Selama itu, akun media sosialnya, selalu diawasi orang tua.

Jasmine menggunakan email milik orang tuanya untuk membuka akun medsos. Sehingga, semua aktivitas di akun medsos-nya meski tidak selalu berisi PR sekolah, tetap dapat dipantau orang tua.



Simak Video "Video Top 5: Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun hingga Kelahiran AHY Junior "


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork