Sederet peristiwa di Bali menarik perhatian pembaca selama sepekan terakhir. Salah satunya, kasus pemerkosaan terhadap tiga turis asing. Dua korban merupakan warga China dan satu lagi asal Australia. Ketiga peristiwa tersebut merupakan tiga kasus berbeda. Polisi meringkus masing-masing pelaku setelah melakukan serangkaian penyelidikan.
Selanjutnya, ada kabar aliran arus balik menuju Bali yang terus meningkat sejak 24 Maret 2026. Diprediksi, puncak arus balik melalui Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, terjadi pada Minggu (29/3/2026).
Masih dari Jembrana, seorang kepala sekolah (kepsek) viral asal Bumi Makepung viral di media sosial (medsos) setelah berkomentar tak senonoh di unggahan Instagram (IG) seorang kreator konten perempuan. Namun, kepsek sebuah sekolah dasar (SD) itu berdalih typo atau salah tulis.
Sementara itu, seorang warga Belanda tewas mengenaskan di vilanya di Kerobokan. Dia ditusuk membabi buta oleh dua warga Brasil. Kini, dua pelaku masih diburu Interpol.
Berikut rangkuman berita terpopuler selama sepekan dalam rubrik Bali Sepekan di detikBali.
Tiga Turis Asing di Bali Diperkosa
Polda Bali bersama Polres Badung dan Polresta Denpasar mengungkap tiga kasus kekerasan seksual terhadap warga negara asing (WNA) yang tengah berlibur di Bali. Korban masing-masing dua warga negara China dan satu warga negara Australia.
"Kejadian berturut-turut di beberapa wilayah Bali. Pelecehan seksual terhadap warga negara asing di Bali. Jadi ada tiga (kasus)," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali Kombes I Gede Adhi Mulyawarman, Jumat (27/3/2026).
Kasus pertama terjadi pada Senin (23/3/2025) di wilayah Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, serta di kawasan Pantai Berawa Kuta Utara, Badung.
Korban merupakan perempuan asal China berinisial RF berusia 23 tahun. Saat itu, korban baru pulang dari tempat hiburan malam dalam kondisi mabuk.
"Kasus ini kita sudah ditangani Ditreskrimum Polda Bali. Pelaku berinisial Sam (24) juga sudah diamankan di hari yang sama berbekal laporan korban, pemeriksaan saksi dan olah TKP," jelasnya.
Sehari kemudian, Satreskrim Polresta Denpasar mengungkap kasus pelecehan seksual terhadap KN (21), WN Australia, pada Selasa (24/3) sekitar pukul 04.00 Wita di salah satu tempat hiburan malam.
Pelaku merupakan petugas keamanan tempat korban menginap di wilayah Seminyak, Kuta, Badung. Saat kembali ke hotel, korban menyadari ada barang tertinggal di tempat hiburan. Ia kemudian didampingi pelaku untuk mengambil barang tersebut.
Dalam perjalanan, pelaku mengajak korban ke tempat bersantai. Saat situasi sepi dan korban berada di kamar mandi, pelaku melakukan pelecehan seksual. Pelaku berinisial AMB (29) diamankan dua hari setelah kejadian.
Kasus ketiga ditangani Polres Badung, melibatkan seorang WN China yang melaporkan kejadian serupa pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 04.00 Wita.
"Dia (korban) habis dari tempat hiburan, kemudian kembali ke hotel. Kebetulan kuncinya tidak ditemukan, dia lalu menemui front desk tempat menginapnya," kata Dirreskrimum Polda Bali.
Pelaku yang merupakan karyawan hotel mengantar korban ke depan kamar. Namun, pintu tidak bisa dibuka. Pelaku kemudian mengajak korban ke ruang front desk dengan alasan mengambil kunci cadangan.
Korban sempat menolak dan memilih menunggu di depan kamar. Namun, pelaku memaksa hingga sebelum sampai front desk, pelaku menarik dan membekap korban ke ruangan kosong.
"Mereka diberi kesempatan untuk melakukan itu, mungkin ada niat, kesempatan, hingga terjadinya crime. Sekarang, sebenarnya mungkin niat tidak ada, tetapi kalau kesempatan ada, akan muncul niat," sambungnya.
Adhi menegaskan, ketiga pelaku bukan residivis dan baru pertama kali melakukan perbuatan tersebut. Mereka dijerat dengan pasal berbeda.
Simak Video "Video: Remaja Sampang Diperkosa 27 Orang di 3 Lokasi Berbeda "
(hsa/iws)