Konflik Kian Panas, Iran Kembali Serang Instalasi Minyak di Teluk

Novi Christiastuti - detikBali
Selasa, 10 Mar 2026 08:14 WIB
Iran serang fasilitas minyak di Bahrain. (Foto: REUTERS/Stringer)
Denpasar -

Iran kembali melancarkan rentetan serangan terhadap instalasi minyak di negara-negara Teluk pada Senin (9/3). Salah satu target serangan Iran adalah kilang minyak di Bahrain.

Serangan drone yang menargetkan instalasi energi di kawasan Teluk itu terjadi saat harga minyak dunia melonjak. Kenaikan harga dipicu kekhawatiran gangguan pasokan di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel sejak akhir Februari lalu.

Fasilitas minyak Al Ma'ameer yang luas di Bahrain, seperti dilansir detikNews, Senin (9/3/2026), dilaporkan terkena serangan yang sempat menyebabkan kebakaran dan kerusakan. Perusahaan energi milik negara Bahrain, Bapco, menyatakan force majeure atas insiden tersebut.

Bahrain menjadi negara produsen minyak terbaru di Teluk yang mengaktifkan klausul hukum tersebut. Sebelumnya, Qatar dan Kuwait telah lebih dulu menyatakan deklarasi serupa.

"Dengan ini, kami menyampaikan pemberitahuan force majeure pada operasi grup yang telah terdampak konflik regional yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan serangan baru-baru ini terhadap kompleks kilang minyak," demikian pernyataan Bapco.

Simak Video "Video: Kondisi Langit Iran Sepi dari Penerbangan Internasional Usai Ditutup"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork