7 Negara Paling Aman Jika Perang Dunia 3 Pecah

Nikita Rosa - detikBali
Senin, 02 Mar 2026 22:39 WIB
Ilustrasi bola dunia. (Foto: Getty Images/iStockphoto/eclipse_images)
Denpasar -

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas dan memicu spekulasi soal kemungkinan perang skala besar. Kekhawatiran publik mengarah pada satu pertanyaan klasik: jika Perang Dunia 3 benar-benar terjadi, negara mana yang relatif paling aman?

Sejak Sabtu (28/2), Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Iran di tengah kebuntuan pembahasan program nuklir Teheran. Iran membalas dengan serangan ke sejumlah target yang dikaitkan dengan AS dan sekutunya, termasuk di Israel serta beberapa negara kawasan Teluk seperti Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Irak.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan pihaknya resmi memulai operasi tempur untuk mengeliminasi ancaman.

"Rezim ini akan segera menyadari bahwa tidak seorang pun boleh menantang kekuatan dan kehebatan angkatan bersenjata Amerika Serikat," ujarnya seperti dikutip dari Al Jazeera Minggu (1/3/2026).

Di tengah eskalasi tersebut, media Inggris The Mirror US merilis daftar tujuh negara yang dinilai relatif aman jika konflik global meluas menjadi Perang Dunia 3. Penilaian ini didasarkan pada faktor geografis, netralitas politik, hingga ketahanan sumber daya.

Lalu, apakah Indonesia termasuk?

Negara yang Dinilai Paling Aman Jika Perang Dunia 3 Pecah

1. Islandia

Islandia disebut sebagai negara yang paling aman. Letaknya yang terpencil di Atlantik Utara membuatnya minim risiko menjadi sasaran langsung konflik militer besar.

Islandia juga kerap masuk daftar negara paling damai di dunia dan tidak memiliki sejarah panjang keterlibatan dalam perang berskala global. Isolasi geografis menjadi benteng utamanya.

2. Selandia Baru

Selandia Baru menempati posisi tinggi dalam Indeks Perdamaian Global. Negara ini dikenal mempertahankan sikap netral dalam banyak konflik internasional.

Selain itu, kondisi geografis berupa pegunungan dan lokasinya yang jauh dari pusat ketegangan global membuatnya relatif lebih aman dari potensi serangan langsung.

3. Swiss

Netralitas Swiss sudah menjadi identitas nasional sejak Perang Dunia II. Negara ini secara konsisten menghindari keterlibatan dalam konflik militer internasional.

Secara geografis, Swiss dikelilingi Pegunungan Alpen yang memberi perlindungan alami. Infrastruktur pertahanan sipilnya juga dikenal kuat.

4. Indonesia

Indonesia masuk dalam daftar berkat prinsip politik luar negeri bebas aktif. Indonesia tidak tergabung dalam pakta militer besar dan menempatkan diri sebagai negara non-blok.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, posisi geografis Indonesia juga dinilai memberi keuntungan strategis. Namun, faktor stabilitas kawasan dan dinamika geopolitik Asia tetap menjadi variabel penting.

5. Bhutan

Bhutan menyatakan sikap netral sejak bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1971. Negara kecil di kawasan Himalaya ini memiliki benteng alami berupa pegunungan tinggi.

Populasinya yang relatif kecil dan kebijakan luar negeri yang hati-hati turut memperkecil risiko keterlibatan langsung dalam konflik global.

6. Chile

Chile dinilai memiliki ketahanan sumber daya yang baik. Produksi pertanian dan cadangan mineral yang beragam membuat negara ini berpotensi bertahan dalam situasi krisis global.

Letaknya di ujung barat Amerika Selatan juga menjauhkan Chile dari pusat konflik utama di belahan bumi utara.

7. Fiji

Fiji merupakan negara kepulauan di Pasifik Selatan yang berjarak sekitar 2.700 mil dari Australia. Lokasinya yang terpencil menjadi faktor utama dalam daftar ini.

Fiji memiliki sekitar 6.000 personel militer serta sumber daya alam seperti hutan, mineral, dan perikanan yang dapat menunjang kebutuhan domestik saat krisis.

Perlu dicatat, daftar ini bersifat prediktif dan bukan jaminan absolut keamanan. Dalam konflik global modern, ancaman tidak hanya berbentuk invasi fisik, tetapi juga siber, ekonomi, hingga gangguan rantai pasok. Faktor stabilitas politik, kemandirian pangan, dan posisi diplomatik tetap menjadi kunci.



Simak Video "Benarkah Iran vs Israel Picu Perang Dunia 3?"

(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork