Seorang turis asing bernama Ryan Mordey mengaku dipaksa meninggalkan vila tempatnya menginap di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali. Hal itu dia sampaikan melalui unggahan video hingga viral di media sosial.
Berdasarkan unggahan video yang beredar, Ryan menyebut dirinya didatangi lima pria bersama seorang polisi. Ryan mengatakan dirinya diminta untuuk keluar dari vila tersebut.
"Lima orang pria dan seorang petugas polisi baru saja mendatangi tempat saya. Mereka datang dan mencoba memaksa saya meninggalkan vila karena pihak manajemen saya ditipu oleh agen perusahaan pihak ketiga yang mereka gunakan untuk memesan vila ini," ujar Ryan dalam video yang dilihat detikBali di akun Instagram @mordeyfitness, Sabtu (28/2/2026).
Ryan heran dan mengaku telah membayar biaya sewa selama enam bulan melalui perusahaan pihak ketiga yang disebut sebagai agen pilihan manajemen vila. Ryan menduga agen tersebut hanya menyetorkan pembayaran untuk dua bulan kepada manajemen vila.
"Singkat cerita, saya sudah membayar untuk enam bulan melalui perusahaan pihak ketiga pilihan manajemen saya. Namun, agen pihak ketiga tersebut hanya menyetorkan pembayaran untuk dua bulan dan kemudian menghilang sepenuhnya," kata Ryan.
"Saya punya semua dokumennya. Saya punya semua tanda terima pembayarannya. Saya punya rincian durasi menginap saya yaitu 181 hari, tapi mereka masih saja mencoba mengusir saya dari vila saya," imbuhnya.
Kekesalan Ryan itu diungkapkan melalui empat video yang diunggah secara berseri di akun Instagram tersebut. Sontak, unggahan tersebut menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang berempati kepada Ryan dan menyayangkan kebijakan manajemen vila.
Simak Video "Video: Balita di Bali Terseret Banjir, Ditemukan Tewas Sejauh 6 Kilometer"
(iws/iws)