Angin Kencang Terjang Bali, 9 Daerah Dilanda Banjir hingga Longsor

Ahmad Firizqi, Hani Sofia Muthmainnah - detikBali
Rabu, 21 Jan 2026 19:41 WIB
Foto: BPBD Bali melakukan penanganan di lokasi terdampak angin kencang yang terjadi dini hari berupa rumah rubuh, Rabu (21/1/2026). (dok. BPBD Bali)
Denpasar -

Angin kencang yang melanda Bali pada Rabu (21/1/2026) dini hari memicu sejumlah bencana alam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mencatat sedikitnya sembilan kabupaten/kota terdampak, mulai dari banjir, pohon tumbang, hingga tanah longsor.

"Sedikitnya sembilan kabupaten terdampak. Di Tabanan terdapat satu korban luka berat dan dua orang lainnya masih dalam pencarian akibat tanah longsor," ungkap Kepala BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, Rabu.

Adapun wilayah terdampak sebagai berikut:

Kabupaten Jembrana

Kabupaten Jembrana, BPBD mencatat sekitar 30 kejadian bencana, mulai dari pohon tumbang hingga angin puting beliung. Tidak ada korban jiwa, tapi puluhan rumah warga terdampak.

Angin puting beliung paling parah terjadi di Desa Batuagung dengan 44 kepala keluarga (KK) terdampak, disusul Desa Banyubiru sebanyak 30 KK, dan Desa Dawuhwaru sebanyak 2 KK. Selain merusak rumah, angin kencang juga merusak perahu dan kubah masjid di Desa Air Kuning. Tercatat sedikitnya 17 titik pohon tumbang di wilayah tersebut.

"Sebagian besar lokasi sudah ditangani, sementara sisanya masih dalam proses," ujar Teja.

Kabupaten Gianyar

Angin kencang menyebabkan beberapa pohon tumbang dan merusak garasi rumah warga di Kabupaten Gianyar. Teja menjelaskan di Gianyar terdapat dua warga yang terluka akibat tertimpa pohon di Bypass Dharma Giri. Saat ini korban telah mendapatkan perawatan di RS Sanjiwani.

"Seluruh laporan di Gianyar sudah kami tangani, korban nihil dan kondisi sudah terkendali," ungkap Teja.



Simak Video "Video: Badai Claudia Hantam Eropa, Banjir Bandang Terjang Inggris-Portugal"


(nor/nor)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork