Dalam kalender Hijriah, bulan Rajab menempati posisi istimewa sebagai salah satu dari empat bulan haram (mulia) yang dimuliakan Allah SWT. Keempat bulan tersebut adalah Dzulqaidah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Keistimewaan ini bukan sekadar penamaan, melainkan mengandung nilai spiritual yang tinggi bagi umat Islam.
Secara historis, masyarakat Arab bahkan sebelum Islam sudah memuliakan bulan Rajab dengan menghentikan peperangan. Setelah Islam datang, kemuliaan bulan ini semakin ditegaskan dengan anjuran memperbanyak amal kebaikan dan menahan diri dari perbuatan dosa.
Bagi umat Islam masa kini, bulan Rajab sering dimaknai sebagai bulan refleksi dan persiapan. Ia menjadi jembatan spiritual antara bulan-bulan biasa menuju Ramadhan. Di bulan inilah banyak orang mulai melatih kembali kedisiplinan ibadah, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, serta menguatkan niat untuk menjalani Ramadhan dengan lebih siap secara fisik dan batin.
Salah satu bentuk ibadah yang banyak diamalkan pada bulan Rajab adalah puasa sunnah. Meskipun tidak ada perintah khusus untuk berpuasa penuh selama satu bulan, praktik puasa di bulan Rajab tetap memiliki dasar anjuran dan nilai keutamaan yang diakui oleh para ulama.
Lantas, puasa Rajab jatuh mulai tanggal berapa? Simak penjelasan lengkap berikut ini lengkap bacaan niat puasa Rajab.
Jadwal Lengkap Bulan Rajab 2026
Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah, bulan Rajab 1447 H diperkirakan dimulai pada:
1. Minggu, 21 Desember 2025 dan berakhir pada Senin, 19 Januari 2026
Total durasi bulan Rajab tahun ini adalah 30 hari. Selama rentang waktu tersebut, umat Islam dapat melaksanakan berbagai jenis puasa sunnah tanpa kewajiban untuk berpuasa setiap hari.
Jenis puasa sunnah yang umum diamalkan di bulan Rajab antara lain:
1. Puasa Senin dan Kamis
2. Puasa Ayyamul Bidh
3. Puasa Daud (selang-seling)
4. Puasa sunnah bebas sesuai kemampuan
Simak Video "Video: Masih Ada Sisa Waktu, Ini Puasa Sunnah Menyambut Idul Adha!"
(nor/nor)