Gereja Berarsitektur Bali dan Jejak Komunitas Kristen di Blimbingsari

Adila Farhah Nursyifa - detikBali
Kamis, 25 Des 2025 07:30 WIB
Ilustrasi - Suasana Natal di Gereja Pniel Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali. (I Putu Adi Budiastrawan/detikBali)
Jembrana -

Bangunan gereja di Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, Jembrana, ini sangat kental dengan arsitektur tradisional Bali. Bila bangunan tempat ibadah umat Kristen pada umumnya berbentuk seperti menara atau kubah, Gereja Kristen Pniel Blimbingsari (GKPB) Blimbingsari ini berbentuk menyerupai pura Hindu.

Masyarakat Blimbingsari memang mayoritas beragama Kristen. Meski demikian, mereka tetap menjaga identitas kebudayaan Bali. Hal itu tercermin dari bangunan gereja yang dihiasi ornamen atau ukiran tradisi Bali.

Pengaruh tradisi Hindu Bali di Blimbingsari juga tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakatnya. Mulai dari tradisi perayaan Natal, Paskah, sistem penamaan, hingga praktik ritual keagamaan.

Salah satu bentuk akulturasi yang paling mencolok tampak dalam ibadah gereja, ketika jemaat mengenakan busana adat yang biasa digunakan di pura Hindu. Prosesi liturgi pun diiringi alunan gamelan Bali.

Gereja Kristen Pniel Blimbingsari (GKPB) Blimbingsari, Jembrana, Bali. (Foto: Dok. Sinode GKPB)



Simak Video "Video Motif Penusukan di Denpasar: Pelaku Tersinggung Ditatap Korban"

(iws/iws)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork