Ibu dan Anak Tewas Ditabrak Truk di Jalan Singaraja-Gilimanuk, Sopir Kabur

Buleleng

Ibu dan Anak Tewas Ditabrak Truk di Jalan Singaraja-Gilimanuk, Sopir Kabur

Sui Suadnyana, Wijaya Kusuma - detikBali
Sabtu, 30 Agu 2025 09:46 WIB
Lokasi lakalantas yang menewaskan ibu dan anak di Jalan Singaraja-Gilimanuk,tepatnya di Banjar Dinas Kertakawat, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Jumat (29/8/2025). (Dok. Polres Buleleng)
Foto: Lokasi lakalantas yang menewaskan ibu dan anak di Jalan Singaraja-Gilimanuk,tepatnya di Banjar Dinas Kertakawat, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Jumat (29/8/2025). (Dok. Polres Buleleng)
Buleleng -

Seorang ibu bernama Ni Putu Dewi Ayu Purnami (28) dan anaknya, Gede Denta Putra Mahendra (8), tewas di Jalan Singaraja-Gilimanuk akibat ditabrak truk, Jumat (29/8/2025). Lokasi kejadian tepatnya di Banjar Dinas Kertakawat, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 Wita. Insiden ini melibatkan tiga kendaraan, yakni truk Hino DK 8011 KN, motor Vario DK 6972 FBV, serta mobil Avanza DK 1412 CZ.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa berawal ketika truk melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Singaraja-Gilimanuk. Saat bersamaan, dari arah berlawanan datang motor Vario yang dikendarai korban bersama anaknya dan diikuti mobil Avanza di belakangnya.

"Sesampainya di lokasi kejadian, truk diduga mengambil jalur terlalu ke kanan sehingga menabrak sepeda motor dan menyenggol Avanza di belakangnya," ujar Yohana, Sabtu (30/8/2025).

ADVERTISEMENT

Ibu dan anak asal Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, itu mengalami cedera kepala berat akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tersebut. Mereka sempat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Kerta Usada Singaraja, tetapi dinyatakan meninggal.

Sementara itu, pengemudi Avanza, Putu Suantama (47), warga Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, serta penumpang truk, I Gusti Ngurah Surya Antara (43), asal Jembrana, dilaporkan selamat. Namun, sang sopir truk kabur seusai kejadian.

"Menurut Kanit Laka, kasus meninggalkan TKP sudah ditangani. Sopir kemungkinan melarikan diri karena takut," terang Yohana.




(iws/iws)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads