Jalur Bangli-Karangasem Terputus Lagi gegara Hujan, Akses Ditutup

Jalur Bangli-Karangasem Terputus Lagi gegara Hujan, Akses Ditutup

Ni Komang Ayu Leona Wirawan - detikBali
Kamis, 28 Agu 2025 20:36 WIB
Kondisi jebolnya jalur utama Bangli-Karangasem pada hari ini, Kamis (29/8/2025). (Ketut Suastika/Dinas Perhubungan Bangli)
Foto: Kondisi jebolnya jalur utama Bangli-Karangasem pada hari ini, Kamis (29/8/2025). (Ketut Suastika/Dinas Perhubungan Bangli)
Bangli -

Jalan perbatasan antara Kabupaten Bangli dan Kabupaten Karangasem, tepatnya di Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Bangli, kembali jebol pada Kamis (28/8/2025) pagi. Video amblesnya jalan tersebut pertama kali dibagikan melalui akun Facebook Wayan Wiradana.

Dalam video, jalan ambles hingga memutus seluruh badan jalan. Kerusakan ini lebih parah dari kerusakan yang terjadi pada Senin (20/1/2025) yang lubangnya hanya menganga di sebagian ruas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk yang melintasi jalur Bangbang yang sebelumnya bisa dilintasi, sekarang tidak bisa. Tadi pagi sudah ada insiden motor terjatuh satu. Astungkara, yang bawa selamat," cerita Wayan Wiradana.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli Ketut Suastika membenarkan insiden tersebut. Suastika menjelaskan jebolnya jalan sudah berlangsung sekitar enam bulan dan tengah masa perbaikan. Namun, jalur dengan nilai proyek Rp 5,1 miliar itu kembali jebol akibat hujan lebat hari ini.

ADVERTISEMENT

"Sejak kemarin karena hujan lebat selama 3 hari. Jalan yang awalnya masih bisa dilalui kendaraan roda dua, kini jebol lagi sehingga total tidak bisa dilalui," jelas Suastika saat dihubungi detikBali, Kamis.

Menurut Suastika, sebelumnya jalan masih bisa dilalui motor dan mobil. Baru dua minggu terakhir ditutup untuk perbaikan. Namun, masih pengendara sepeda motor yang melintas meski sudah dipasangi papan peringatan di perempatan Desa Bangbang, Bangli, yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi proyek. Selain itu, larangan melintas juga diletakkan di pertigaan Desa Nongan, Karangasem.

Saat ini, belum ada pengalihan lalu lintas terhadap jalur utama Bangli-Karangasem tersebut. Namun, Suartika menyarankan rute alternatif melewati Desa Suter yang berada di sebelah utara perempatan Desa Bangbang.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangli, I Dewa Agung Putra Suryadarma menjelaskan permasalahan tersebut sedang ditangani pihak terkait. "Itu merupakan ruas jalan yang dimiliki provinsi dan sedang ditangani provinsi," pungkas Agung Surya.




(nor/hsa)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads