2 Penikam Polisi Usai Cekcok dengan Cewek MiChat di Ubung Ditangkap

Denpasar

2 Penikam Polisi Usai Cekcok dengan Cewek MiChat di Ubung Ditangkap

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Kamis, 17 Nov 2022 14:17 WIB
Kapolsek Denpasar Utara Iptu I Putu Carlos Dolesgit saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (17/11/2022). (I Wayan Sui Suadnyana/detikBali)
Kapolsek Denpasar Utara Iptu I Putu Carlos Dolesgit saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (17/11/2022). (I Wayan Sui Suadnyana/detikBali)
Denpasar -

Dua orang ditangkap terkait tewasnya seorang anggota polisi usai cekcok dengan cewek MiChat di sebuah hotel di Jalan Pidada, Kelurahan Ubung, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali. Kedua pelaku yang ditangkap berinisial F dan A.

"Pelakunya sudah ditangkap dua orang inisial F dan A," kata Kapolsek Denpasar Utara Itu I Putu Carlos Dolesgit saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (17/11/2022).

Menurut Carlos, pelaku F berusia 16 tahun dan pelaku A berusia 15 tahun. Adapun peran keduanya yakni pelaku F melakukan penusukan dan pelaku A sempat menedang satu kali.


"Pelaku F Nusuk, pelaku A nendang sekali," ujar Carlos.

Pelaku ditangkap di rumahnya di wilayah Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar pada Rabu (17/11/2022). Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Mereka diganjar dengan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 338 KUHP.

Berawal dari MiChat

Seorang anggota polisi inisial FNS (22) tewas ditikam usai terlibat cekcok dengan cewek yang dia kenal dari aplikasi MiChat. Insiden penikaman terhadap seorang anggota Badan Pemeliharaan Keamanan (Barhakam) Polri asal Kabupaten Baru, Provinsi Sulawesi Selatan itu terjadi di Kota Denpasar, Bali, Rabu (16/11/2022) dini hari.

Informasi yang dihimpun detikBali, korban juga merupakan anggota pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Insiden berawal saat korban datang ke V Hotel di Jalan Pidada, Ubung, Denpasar, untuk menemui cewek MiChat inisial Luh KDS.

Sebelumnya, korban sudah sempat berkomunikasi dan janjian melalui MiChat untuk berkencan dengan KDS di hotel. Namun, korban protes dan membatalkan sepihak transaksi yang sudah dijanjikan dengan perempuan MiChat ketika sampai di hotel.

Korban pun meminta sejumlah uang yang sebelumnya sudah dia transfer ke rekening KDS. Namun, KDS menolak hingga terjadi cekcok mulut antara keduanya.

KDS kemudian berteriak minta tolong. Teriakan itu bahkan didengar oleh pengunjung hotel termasuk pelaku. Sontak, pelaku bersama beberapa tamu hotel bergegas menghampiri KDS dan FNS yang saat itu masih terlibat adu mulut.

Keributan pecah. Pelaku langsung menikam korban hingga lehernya bersimbah darah. Usai penikaman itu, korban dilarikan ke RSUD Wangaya di Jalan Kartini Denpasar dan dinyatakan meninggal.



Simak Video "Penjualan Betutu Khas Gilimanuk Laris Manis saat Libur Nataru"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/dpra)