5 Pelaku Spesialis Jambret Wisatawan Asing di Kuta Dibekuk

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Senin, 08 Agu 2022 18:34 WIB
Kelima pelaku spesialis jambret wisatawan asing tangkapan Polsek Kuta dihadirkan saat konferensi pers di Ground Zero Monument, Desa Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Senin (8/8/2022) sore.
Kelima pelaku spesialis jambret wisatawan asing tangkapan Polsek Kuta dihadirkan saat konferensi pers di Ground Zero Monument, Desa Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Senin (8/8/2022) sore. (Foto: I Wayan Sui Suadnyana/detikBali)
Badung -

Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta membekuk lima orang pelaku spesialis penjambretan terhadap wisatawan asing atau wisatawan mancanegara (wisman) di wilayah Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Para pelaku menjambret dengan mengincar ponsel milik wisman.

"Mereka rata-rata mengincar yaitu handphone dari wisatawan ini. Dan wisatawan yang menjadi korban adalah wisatawan asing," kata Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas saat konferensi pers di Ground Zero Monument, Desa Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Senin (8/8/2022) sore.

Bambang menjelaskan, pengungkapan kasus lima orang ini berdasarkan tiga laporan yang diterima polisi dari masyarakat. Pertama, laporan pada 24 Juni 2022 dari wisman asal India. Kedua, laporan dari wisatawan asal Jerman pada 8 Juli 2022 . Ketiga, laporan dari wisatawan Australia pada 3 Agustus 2022.


"Dengan adanya laporan tersebut Polresta Denpasar berhasil mengamankan dua tersangka dari yang pertama. Kemudian yang (laporan) kedua juga sama yaitu dua tersangka. Dan (laporan) yang terakhir, satu tersangka," terang Bambang.

Bambang menjelaskan, dari pengungkapan laporan pada 3 Agustus 2022, diketahui bahwa saat kejadian itu korban hendak kembali ke vila. Selang beberapa saat, ada laki-laki yang memaksa mengambil handphone jenis iPhone 11. Pelakunya yakni berinisial IGE dan IKR.

"Ini residivis, jadi sudah melakukan lebih dari satu kali. Kemudian mereka berasal dari daerah, kedua-duanya Karangasem," jelas Bambang.

Kemudian laporan penjambretan kedua dilakukan oleh IWJ dan IKN. Modus yang dilakukan kedua pelaku sama seperti pelaku pertama yaitu mengendarai sepeda motor, kemudian mengambil atau merampas langsung handphone dari wisatawan asing.

"Mereka melakukan lebih dari dua kali. Mereka melakukan selama 12 kali di daerah Legian, Seminyak dan Sunset Road, Kuta, Badung. Mereka sama sama berasal dari Karangasem," ujar Bambang.

Kemudian kejadian yang ketiga yaitu di bulan Juli, modusnya pun hampir sama. Saat korban hendak kembali ke hotel, pelaku datang dari arah belakang mengendarai sepeda motor kemudian merampas handphone milik turis asing. Pelaku kasus ketiga berinisial IWG juga berasal dari Karangasem.

Dari berbagai laporan dan pengungkapan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa tiga buah handphone warna hitam dan satu unit kendaraan sepeda motor yang dipakai untuk melakukan aksinya.

Kelima pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dikenakan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.



Simak Video "Gegara Narkoba, Pria Ini Terpaksa Menikah di Kantor Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)