detikSumutSelasa, 18 Mar 2025 20:40 WIB
Pesan Megawati Soal RUU TNI
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, merespons RUU TNI yang tengah bergulir. Megawati berpesan agar tidak kembali ke Orde baru.
detikSumutSelasa, 18 Mar 2025 20:40 WIB
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, merespons RUU TNI yang tengah bergulir. Megawati berpesan agar tidak kembali ke Orde baru.
detikNewsSelasa, 18 Mar 2025 20:28 WIB
Komisi I dan pemerintah menyepakati RUU TNI dibawa ke paripurna untuk disahkan menjadi undang-undang. Kesepakatan ini diambil dalam raker di ruang Banggar DPR.
detikNewsSelasa, 18 Mar 2025 19:48 WIB
Ketua Komisi I DPR RI Fraksi PDIP, Utut Adianto, mengungkap pesan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, tentang Revisi Undang-Undang TNI (RUU TNI).
detikNewsSelasa, 18 Mar 2025 19:11 WIB
Menkum Supratman Andi Agtas mengatakan prajurit TNI aktif yang menjabat Irjen di Kementan akan pensiun. Supratman merujuk pada RUU TNI yang kini digodok.
detikNewsSelasa, 18 Mar 2025 19:03 WIB
Menteri Hukum mengatakan draf revisi UU Nomor 34 Tahun 2024 tentang TNI akan mengatur 14 kementerian/lembaga yang bisa diisi oleh prajurit TNI aktif.
detikNewsSelasa, 18 Mar 2025 17:56 WIB
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menjawab kemungkinan RUU TNI dibawa ke rapat paripurna pada Kamis (20/3). Dia menyebut peluang itu bisa terjadi.
detikNewsSelasa, 18 Mar 2025 17:38 WIB
Komisi I DPR RI bersama pemerintah sepakat revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI atau RUU TNI dibawa ke paripurna untuk disahkan menjadi UU.
detikNewsSelasa, 18 Mar 2025 17:18 WIB
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, bersama Komisi I DPR menerima kedatangan dari sejumlah aktivis di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat hari ini.
detikNewsSelasa, 18 Mar 2025 16:55 WIB
Ketua Komisi I DPR Utut Adianto mengungkap sikap Ketum PDIP Megawati terhadap revisi UU TNI. Utut menyebut Megawati tak ingin dwifungsi TNI kembali.
detikNewsSelasa, 18 Mar 2025 16:08 WIB
"Pesan-pesan dari Koalisi Masyarakat Sipil itu sudah jelas. Dan nanti akan diterapkan, baik di pemerintahan, institusi, maupun ya tadi kekhawatiran soal BUMN."