detikNewsMinggu, 07 Jul 2019 08:21 WIB
Terlunta Para Pencari Suaka di Kebon Sirih
Konflik di negara asal membuat para pengungsi mencari suaka di negara lain. Di Jakarta, para pencari suaka pun masih terlunta-lunta.
detikNewsMinggu, 07 Jul 2019 08:21 WIB
Konflik di negara asal membuat para pengungsi mencari suaka di negara lain. Di Jakarta, para pencari suaka pun masih terlunta-lunta.
detikNewsSabtu, 06 Jul 2019 21:15 WIB
Ali Reza (31) salah satu pencari suaka mengaku masih menunggu bantuan PBB urusan pengungsi (UNHCR) Indonesia. Ia menginginkan bisa hidup selayaknya warga negara
detikNewsSabtu, 06 Jul 2019 21:14 WIB
Ali Reza (31) salah satu pencari suaka yang merupakan korban pelarian perang dari Afganistan. Hingga kini, ia hidup dari belas kasihan dari orang-orang sekitar.
detikNewsSabtu, 06 Jul 2019 20:21 WIB
Pencari suaka tampak memenuhi area trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Berbagai aktivitas dilakukan para pengungsi meski di tengah keterbatasan.
detikNewsSabtu, 06 Jul 2019 15:19 WIB
"Kami harap UNHCR dapat segera memproses mereka segera menuju negara ketiga yang dapat menampung mereka sebagai warga negara, atau segera memulangkan mereka"
detikNewsSabtu, 06 Jul 2019 14:56 WIB
Para pencari suaka di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, tampak sedang menikmati santap siang. Makanan-makanan tersebut berasal dari sebuah warteg bernama Mulya Jaya.
detikNewsSabtu, 06 Jul 2019 14:08 WIB
Para pencari suaka tampak memenuhi trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Mereka menyantap makan siang di jalur pejalan kaki ini.
detikNewsSabtu, 06 Jul 2019 11:20 WIB
Para pencari suaka masih bertahan di trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Mereka menghadapi berbagai persoalan selama tinggal di jalan.
detikNewsSabtu, 06 Jul 2019 10:34 WIB
Para pencari suaka yang terlantar masih bertahan di Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Mereka tampak memasang tenda dan menggelar alas untuk tidur di trotoar.
detikNewsJumat, 05 Jul 2019 18:28 WIB
"... itu di luar ranah pemerintah ya, karena itu adalah bagaimana tanggung jawab yang dimiliki oleh UNHCR...," kata Faizasyah.