
Siswa SMA di Way Kanan Dikeroyok gegara Sebut Nama Teman Bolos ke Guru
Siswa SMA Negeri di Kabupaten Way Kanan, Lampung, berinisial RPA (16) dikeroyok teman-temannya. Akibatnya, korban mengalami luka memar di kepala dan tubuh.
Siswa SMA Negeri di Kabupaten Way Kanan, Lampung, berinisial RPA (16) dikeroyok teman-temannya. Akibatnya, korban mengalami luka memar di kepala dan tubuh.
Sidang kasus penembakan tiga anggota Polsek Negara Batin digelar di PM Palembang. Terdakwa Kopda Bazar dituntut hukuman mati, Peltu Lubis 6 tahun.
Pengacara dan keluarga korban pun meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turun tangan mengawasi jalannya persidangan.
Terbaru, terdakwa Peltu Lubis mengaku sebelum membuka judi sabung ayam, selalu berkoordinasi dengan Kapolsek Negara Batin. Bahkan, memberikan setoran uang.
Oknum TNI pelaku penembakan 3 polisi, Peltu Lubis, dalam sidang perdananya mengaku sudah menemui korban, AKP (Anm) Lusiyanto, untuk minta izin buka sabung ayam.
Kuasa hukum pihak keluarga korban mengungkapkan kejanggalan dalam proses penyelidikan kasus penembakan 3 polisi di Lampung.
Pihak keluarga 3 anggota Polri yang ditembak mati oleh Kopda Bazar mengaku puas usai terdakwa didakwa pembunuhan berencana.
Pakar Hukum Pidana UBL, Bambang berharap putusan nanti benar-benar mencerminkan keadilan hukum, tidak melenceng dari substansi hukum yang berlaku.
Komnas HAM mengungkap temuan terkait oknum TNI AD yang menembak tiga polisi di Way Kanan, Lampung, terlibat praktik perjudian sabung ayam.
Komnas HAM meminta kasus oknum TNI AD menembak tiga polisi yang menggerebek judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung, diusut tuntas dan transparan.