
Bos BI Prediksi Ekonomi Global Loyo di Bawah 3% Gegara Tarif Trump
Gubernur BI Perry Warjiyo memprediksi pertumbuhan ekonomi global 2025 turun di bawah 3% akibat tarif resiprokal AS. Dampak bervariasi antar negara.
Gubernur BI Perry Warjiyo memprediksi pertumbuhan ekonomi global 2025 turun di bawah 3% akibat tarif resiprokal AS. Dampak bervariasi antar negara.
Presiden Donald Trump secara resmi telah menerapkan tarif impor terhadap sejumlah negara mitra dagang Amerika Serikat mulai hari ini, Kamis 7 Agustus 2025.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan pertumbuhan ekspor produk Indonesia pada kuartal II 2025 naik tinggi hingga 10,67%
"Sekarang proses negosiasi juga masih berjalan sebenarnya. Mudah-mudahan sebelum September udah selesai," kata Budi.
Negara-negara Afrika diprediksi berpaling ke China setelah tarif tinggi Trump. China tawarkan pembebasan biaya impor untuk memperkuat perdagangan.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenakan tarif resiprokal yang cukup tinggi untuk sejumlah negara di Benua Afrika.
Indonesia akan dikenakan tarif resiprokal untuk barang-barang yang masuk Amerika Serikat (AS) sebesar 19% mulai 7 Agustus 2025.
Menteri Airlangga Hartarto mengungkapkan tarif resiprokal AS untuk Indonesia 19% tidak berlaku mulai 1 Agustus 2025.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sosialisasikan penurunan tarif resiprokal AS untuk eksportir, dari 32% menjadi 19%.
Presiden Prabowo Subianto menanggapi pertanyaan soal kepuasan hasil negosiasi tarif Trump untuk Indonesia sebesar 19 persen.