detikNewsMinggu, 04 Apr 2021 21:27 WIB
Kubu Moeldoko Bakal Gugat AD/ART Demokrat ke PTUN, AHY: Kami Tak Gentar
Ketum Partai Demokrat AHY mengaku tak gentar soal rencana kubu Moeldoko yang bakal mengajukan gugatan ke PTUN.
detikNewsMinggu, 04 Apr 2021 21:27 WIB
Ketum Partai Demokrat AHY mengaku tak gentar soal rencana kubu Moeldoko yang bakal mengajukan gugatan ke PTUN.
detikNewsMinggu, 04 Apr 2021 19:12 WIB
"Yang seharusnya minta maaf itu pihak KLB karena membuat keonaran dan mempertontonkan politik yang tidak pantas," cetus AHY di Kabupaten Semarang.
detikNewsMinggu, 04 Apr 2021 18:41 WIB
Relawan Jokowi Mania maupun Demokrat kubu Moeldoko mendesak AHY meminta maaf ke Presiden Jokowi. AHY mengaku tak pernah menuduh pemerintah.
detikNewsMinggu, 04 Apr 2021 12:10 WIB
Menkumham Yasonna Laoly menolak pengesahan kepengurusan Partai Demokrat hasil kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara.
detikNewsSabtu, 03 Apr 2021 07:41 WIB
Hasil KLB kubu Kepala KSP Moeldoko ditolak pemerintah. Setelahnya, ramai desakan agar dua petinggi Demokrat, AHY dan SBY, minta maaf kepada Presiden Jokowi.
detikNewsSabtu, 03 Apr 2021 06:27 WIB
Razman Arif undur diri dari kubu Moeldoko usai hasil acara yang diklaim KLB Partai Demokrat ditolak Kemenkumham. Keputusan Razman menuai sindiran banyak pihak.
detikNewsJumat, 02 Apr 2021 17:20 WIB
Kubu Moeldoko menghargai keputusan Razman Arif Nasution mundur dari jabatan kepengurusan partai, namun berbicara virus lemah gairah. Baca selengkapnya di sini.
detikNewsJumat, 02 Apr 2021 16:26 WIB
Kubu Moeldoko menghormati keputusan pemerintah yang menolak hasil KLB Partai Demokrat sembari mendesak AHY dan SBY minta maaf ke Presiden Jokowi dan Moeldoko.
detikNewsJumat, 02 Apr 2021 13:21 WIB
Pengacara Razman Arif Nasution, yang sempat menjadi Kepala Bidang Advokasi dan Hukum Demokrat versi KLB, memutuskan mundur. Demokrat memberi sindiran pansos.
detikNewsKamis, 01 Apr 2021 20:58 WIB
"Kami tak bisa ditarik untuk masuk dalam partai dinasti. Kami akan berjuang sampai titik darah penghabisan," tegas Max Sopacua.