detikNewsMinggu, 10 Mei 2026 09:23 WIB
Pergeseran Markas Judol Kamboja dkk Terungkap Usai Polri Gerebek Gedung di Jakbar
Polri mengungkap ada pergeseran markas judi online dari Kamboja, Myanmar hingga Laos ke Indonesia.
detikNewsMinggu, 10 Mei 2026 09:23 WIB
Polri mengungkap ada pergeseran markas judi online dari Kamboja, Myanmar hingga Laos ke Indonesia.
detikNewsMinggu, 10 Mei 2026 08:00 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, terkejut dengan penangkapan 321 WNA terlibat judi online di Jakarta. Ia apresiasi Polri dan minta hukuman tegas.
detikNewsMinggu, 10 Mei 2026 07:43 WIB
Polisi membongkar markas judi online internasional di Jakarta, mengamankan 321 WNA, dan menyita uang tunai Rp 1,9 miliar. Penyelidikan masih berlanjut.
detikInetMinggu, 10 Mei 2026 06:35 WIB
Kementerian Komdigi apresiasi Polri yang membongkar markas judi online internasional, menangkap 321 WNA. Kolaborasi antarlembaga jadi kunci pemberantasan.
detikNewsMinggu, 10 Mei 2026 05:32 WIB
Kapoksi PKB Abdullah apresiasi Polri yang bongkar markas judol di Hayam Wuruk, Jakarta. 321 WNA ditangkap, menunjukkan komitmen memberantas kejahatan digital.
detikSumutSabtu, 09 Mei 2026 21:00 WIB
Tim gabungan Polri membongkar sindikat judi online di Jakarta. 321 WNA ditangkap dan uang tunai Rp1,9 miliar serta berbagai mata uang asing disita polisi.
detikNewsSabtu, 09 Mei 2026 17:45 WIB
Sebanyak 321 WNA ditangkap dalam kasus judi online di kawasan perkantoran di Hayam Wuruk, Jakbar. Polri akan memeriksa pemilik gedung terkait kasus tersebut.
detikNewsSabtu, 09 Mei 2026 16:57 WIB
Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya membongkar markas judi online di Jakarta, mengamankan 321 WNA. Korban judi online mayoritas berasal dari luar negeri.
detikNewsSabtu, 09 Mei 2026 16:34 WIB
Sebanyak 321 warga negara asing (WNA) ditangkap dalam kasus judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Saat ini, para pelaku masih dalam pemeriksaan.
detikNewsSabtu, 09 Mei 2026 16:18 WIB
Tim gabungan Polri menangkap 321 WNA terkait judi online di Hayam Wuruk. Penyelidikan berlanjut untuk mengungkap pimpinan markas judi tersebut.