detikNewsKamis, 20 Agu 2026 18:00 WIB
Kenapa AS Menekan Mahkamah Pidana Internasional?
Menlu AS Marco Rubio mengumumkan sanksi terhadap dua pejabat ICC, termasuk presidennya, yang berpotensi menyebabkan masalah lebih luas.
detikNewsKamis, 20 Agu 2026 18:00 WIB
Menlu AS Marco Rubio mengumumkan sanksi terhadap dua pejabat ICC, termasuk presidennya, yang berpotensi menyebabkan masalah lebih luas.
detikNewsKamis, 20 Agu 2026 17:18 WIB
Pangeran Harry dan Meghan Markle dikabarkan akan kembali ke Inggris setelah tinggal di AS selama lebih dari enam tahun.
detikNewsKamis, 20 Agu 2026 16:35 WIB
Pemerintahan Trump meningkatkan tekanan terhadap ICC dengan menuding lembaga itu "dipolitisasi". Uni Eropa, Prancis, Jerman, Spanyol, dan Jepang membela ICC.
detikNewsKamis, 20 Agu 2026 09:07 WIB
Pakta pertahanan dengan Arab Saudi dan Turki menempatkan Pakistan di jantung keamanan Timur Tengah. Bagaimana pakta tersebut mempengaruhi kepentingan India?
detikNewsRabu, 19 Agu 2026 17:39 WIB
Ribuan anak tanpa pendamping terdampar di Ceuta. Penyakit dan kekerasan merajalela, sementara otoritas setempat mulai kewalahan.
detikNewsRabu, 19 Agu 2026 17:23 WIB
Langkah Trump memangkas latihan bersama membuat cemas warga dan pemerintah Korsel. Pasalnya, sikap lunak AS itu muncul ketika Korut justru berada di atas angin.
detikNewsRabu, 19 Agu 2026 17:20 WIB
Berasal dari Jerman dan sukses di berbagai negara, Hyrox menggabungkan lari dan latihan fungsional. Bagaimana ini berkembang menjadi fenomena olahraga global?
detikNewsRabu, 19 Agu 2026 17:18 WIB
Organisasi Perburuhan Internasional memperkirakan hanya 5,1% perempuan di pasar kerja Afghanistan, lima tahun setelah Taliban kembali berkuasa.
detikNewsRabu, 19 Agu 2026 12:43 WIB
Perang Iran menekan ekonomi UEA. Warga asing hengkang, wisatawan membatalkan perjalanan. Seberapa serius sebenarnya dampak perang terhadap ekonomi UEA?
detikNewsRabu, 19 Agu 2026 12:39 WIB
AS mengumumkan akan menjatuhkan sanksi tambahan terhadap sejumlah anggota Mahkamah Pidana Internasional. Langkah AS itu dinilai "melemahkan supremasi hukum."