detikNewsSabtu, 10 Feb 2024 17:51 WIB
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Warga Palestina yang terjebak di Jalur Gaza yang terkepung, kini terpaksa memakan rumput sebagai upaya untuk mencegah kelaparan.
detikNewsSabtu, 10 Feb 2024 17:51 WIB
Warga Palestina yang terjebak di Jalur Gaza yang terkepung, kini terpaksa memakan rumput sebagai upaya untuk mencegah kelaparan.
detikNewsKamis, 08 Feb 2024 19:15 WIB
Kebocoran air radioaktif terjadi di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima di Jepang. Diperkirakan 5.500 liter air radioaktif bocor dari PLTN itu.
detikNewsRabu, 07 Feb 2024 18:20 WIB
AS menuding Iran membantu Houthi menentukan kapal untuk diserang di Laut Merah. Arab Saudi menegaskan tidak ada diplomasi dengan Israel tanpa negara Palestina.
detikNewsSelasa, 06 Feb 2024 18:47 WIB
Rusia dan China menuduh AS menyulut ketegangan di Timur Tengah. Raja Charles III didiagnosis mengidap kanker, dengan pemimpin dunia mendoakan kesembuhannya.
detikNewsSenin, 05 Feb 2024 18:08 WIB
AS bertekad melanjutkan serangan terhadap milisi pro-Iran di Timur Tengah. Selandia Baru menyerukan pembebasan pilot Susi Air yang disandera KKB di Papua.
detikNewsSabtu, 03 Feb 2024 19:19 WIB
AS menggempur puluhan target terkait Iran di Irak dan Suriah untuk membalas kematian tiga tentaranya di Yordania. Houthi menembakkan rudal ke wilayah Israel.
detikNewsJumat, 02 Feb 2024 17:50 WIB
AS mempersiapkan respons bertahap untuk milisi pro-Iran terkait serangan yang menewaskan tiga tentaranya. Korut kembali menembakkan sejumlah rudal jelajah.
detikNewsKamis, 01 Feb 2024 18:15 WIB
Pengadilan Distrik Varanasi di India memutuskan bahwa umat Hindu diizinkan untuk beribadah di ruang bawah tanah di kompleks masjid setempat, Gyanvapi.
detikNewsRabu, 31 Jan 2024 17:48 WIB
Netanyahu menegaskan pasukan Israel tidak akan ditarik dari Gaza sampai mereka menang atas Hamas. Inggris mempertimbangkan untuk mengakui negara Palestina.
detikNewsSelasa, 30 Jan 2024 18:43 WIB
Berkas intelijen Israel yang memicu belasan negara menghentikan pendanaan untuk UNRWA, menyebutkan ada 190 staf UNRWA yang terindikasi menjadi militan.