detikNewsSabtu, 10 Jan 2026 18:30 WIB
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Putra Shah terakhir Iran yang digulingkan, Reza Pahlavi, meminta Trump untuk segera turun tangan seiring aksi protes terus berlanjut di Iran.
detikNewsSabtu, 10 Jan 2026 18:30 WIB
Putra Shah terakhir Iran yang digulingkan, Reza Pahlavi, meminta Trump untuk segera turun tangan seiring aksi protes terus berlanjut di Iran.
detikNewsJumat, 09 Jan 2026 16:58 WIB
Brasil mengerahkan pasukan ke dekat perbatasan dengan Venezuela, menyusul serangan Amerika Serikat (AS) yang berujung penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
detikNewsKamis, 08 Jan 2026 17:42 WIB
Trump mengingatkan AS selalu ada untuk NATO usai aliansi itu berupaya menghalangi ambisinya menguasai Greenland. AS menyita kapal tanker minyak terkait Rusia.
detikNewsRabu, 07 Jan 2026 17:44 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang membahas berbagai opsi termasuk tindakan militer untuk merebut Greenland.
detikNewsSelasa, 06 Jan 2026 17:00 WIB
Perdana Menteri (PM) Denmark Mette Frederiksen mengingatkan bahwa pengambilalihan Greenland oleh AS berarti berakhirnya aliansi militer NATO.
detikNewsSenin, 05 Jan 2026 17:20 WIB
Presiden Kolombia Gustavo Petro menolak keras ancaman dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang juga menuduhnya sebagai pengedar narkoba.
detikNewsSabtu, 03 Jan 2026 19:12 WIB
Trump mengumumkan AS secara sukses melancarkan serangan skala besar terhadap Venezuela. Trump juga mengatakan bahwa Presiden Nicolas Maduro telah ditangkap.
detikNewsRabu, 31 Des 2025 17:59 WIB
Kolombia menyebut AS mengebom pabrik kokain di kota pelabuhan Venezuela. Rusia menolak merilis bukti soal tuduhan serangan drone Ukraina ke kediaman Putin.
detikNewsSelasa, 30 Des 2025 17:57 WIB
Trump mengatakan AS dapat mendukung serangan ke Iran jika negara itu terus mengembangkan rudal atau nuklir. Rusia menuduh Ukraina menyerang kediaman Putin.
detikNewsSabtu, 27 Des 2025 19:15 WIB
Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa mereka akan mendukung pemerintah Yaman dalam konfrontasi militer apa pun dengan pasukan separatis