
Pria di Tapteng Tebas Tetangga Pakai Parang Gegara Beda Pilihan Pilkada
Seorang pria di Kabupaten Tapteng, Sumut inisial FA (40) menganiaya tetangganya pakai parang. Diduga dipicu karena keduanya berbeda pilihan di Pilkada 2024.
Seorang pria di Kabupaten Tapteng, Sumut inisial FA (40) menganiaya tetangganya pakai parang. Diduga dipicu karena keduanya berbeda pilihan di Pilkada 2024.
Psikiater memberikan penjelasan agar tak bertengkar saat Pemilu gegara beda pandangan politik.
Sebelumnya, beragama seseorang tidak terkait dengan pilihan politik tertentu, tapi kini cara beragama seseorang ditentukan oleh kiblat politik.
Obrolan tentang hal-hal sensitif bisa merusak momen silaturahmi di Hari Raya Idul Fitri. Termasuk obrolan seputar perbedaan pilihan politik di antara kerabat.
Perbedaan referensi politik bisa membuat orang berkelahi, bahkan saling membunuh. Sebetulnya, apa sih penyebabnya?