detikFinanceMinggu, 03 Des 2017 08:17 WIB
Tentang Pangeran Alwaleed Ditinggal Teman Pasca Tertangkap
Pangeran Alwaleed bin Talal harus bersabar di ruang tahanan pasca ditangkap oleh otoritas setempat karena dugaan korupsi.
detikFinanceMinggu, 03 Des 2017 08:17 WIB
Pangeran Alwaleed bin Talal harus bersabar di ruang tahanan pasca ditangkap oleh otoritas setempat karena dugaan korupsi.
detikTravelJumat, 10 Nov 2017 23:38 WIB
Pangeran Arab Saudi, Alwaleed bin Talal yang kaya raya tengah tersandung kasus korupsi. Ia pernah menghabiskan hampir Rp 10 miliar hanya untuk liburan seminggu.
detikTravelJumat, 10 Nov 2017 17:15 WIB
Pangeran Alwaleed bin Talal dari Arab Saudi tengah tersandung kasus korupsi. Ia pernah menghabiskan hampir Rp 10 miliar hanya untuk berlibur seminggu.
detikFinanceRabu, 08 Nov 2017 11:10 WIB
Kekayaan Pangeran Alwaleed bin Talal berkurang US$ US$ 2,8 miliar atau sekitar Rp 37,8 triliun pasca diciduk Komite Anti Korupsi Arab Saudi. Kok bisa?
detikFinanceRabu, 08 Nov 2017 11:05 WIB
Alwaleed bin Talal diciduk Komite Anti Korupsi. Lalu bagaimana nasib perusahaan milik Alwaleed dan progres pembangunan calon menara tertinggi di dunia itu?
detikFinanceSelasa, 07 Nov 2017 14:20 WIB
Pangeran Alwaleed ditangkap Komite Anti Korupsi Arab Saudi. Sang pangeran merupakan orang terkaya di Arab Saudi yang punya banyak perusahaan. Ini daftarnya:
detikFinanceSelasa, 07 Nov 2017 10:18 WIB
Akhir pekan lalu, Komite Anti Korupsi Arab Saudi menangkap 11 pangeran dan 4 menteri akhir pekan lalu. Penangkapan ini bikin dunia terkejut.
detikFinanceSenin, 06 Nov 2017 15:52 WIB
Komite Anti Korupsi Arab Saudi menangkap 11 pangeran dan 4 menteri akhir pekan lalu. Warga Saudi tak percaya penangkapan dilakukan untuk memberantas korupsi.
detikFinanceSenin, 06 Nov 2017 14:51 WIB
Pangeran Alwaleed bin Talal menjadi salah satu dari 11 pangeran dan 4 menteri yang ditangkap 'KPK Saudi'. Yuk kita lihat gaya hidup orang terkaya di Saudi itu.
detikFinanceSenin, 06 Nov 2017 14:12 WIB
Secara mengejutkan, Komite Anti Korupsi Arab Saudi menangkap 11 pangeran dan 4 menteri dalam semalam. Investor harap-harap cemas atas langkah selanjutnya.