Momen Paskah dan Jumat Agung selalu menjadi saat yang sangat dinanti untuk melakukan refleksi diri serta berkumpul dengan keluarga tercinta. Sumatera Utara, dengan warisan budaya dan sejarah Kristen yang kaya, menawarkan berbagai destinasi wisata religius yang menakjubkan.
Tempat-tempat ini tidak hanya memberikan ketenangan untuk beribadah, tetapi juga memanjakan mata dengan pemandangan alam yang menawan, mulai dari bukit-bukit hijau hingga panorama Danau Toba yang terkenal.
Bagi Anda yang merencanakan perjalanan spiritual, berikut ini adalah tujuh lokasi wisata rohani yang harus ada dalam rencana kunjungan Anda tahun 2026:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Salib Kasih Tarutung
Terletak di Bukit Siatas Barita, Tapanuli Utara, Salib Kasih menjadi simbol kepercayaan yang sangat penting bagi masyarakat Batak. Hanya berjarak dua kilometer dari pusat kota Tarutung, tempat ini didirikan untuk mengenang kontribusi misionaris dari Jerman, Dr. I. L. Nommensen.
Atraksi utamanya adalah salib besar setinggi 30 meter yang berdiri megah di puncak bukit. Sepanjang jalur pendakian, Anda akan menjumpai ukiran sepuluh perintah Allah serta ayat-ayat suci yang tertera pada batu dan kayu. Suasana di sini sangat sejuk dengan hamparan pohon pinus, menyediakan ruang hening untuk berdoa sambil menikmati pemandangan Kota Tarutung dari ketinggian.
2. Bukit Sibea-bea
Siapa yang tidak terpesona dengan pesona jalur berliku di Sibea-bea? Tujuan di Kabupaten Samosir ini sempat viral karena jalan yang estetik langsung menghadap ke air biru Danau Toba. Di puncaknya, berdiri Patung Yesus Kristus setinggi 61 meter yang memancarkan aura spiritual yang mendalam.
Sibea-bea bukan sekadar lokasi ibadah, tetapi telah menjadi lambang persatuan. Pengunjung dengan beragam latar belakang kepercayaan sering kali datang untuk merasakan ketenangan alam di sini. Ini adalah bukti konkret bahwa keindahan ciptaan Tuhan berfungsi sebagai bahasa universal yang menyatukan semua orang dalam kekaguman.
3. Graha Maria Annai Velangkanni
Ketika berada di Kota Medan, pastikan untuk mengunjungi Graha Maria Annai Velangkanni di kawasan Tanjung Selamat. Sesampainya di sana, Anda mungkin akan terkesan karena seluruh bangunannya tidak tampak seperti gereja Katolik pada umumnya, melainkan menyerupai kuil megah dengan gaya India (Indo-Mughal).
Gereja ini didedikasikan untuk Bunda Maria sebagai Penyembuh Orang Sakit. Keunikan desainnya memang dirancang agar tempat ini dapat dirasakan sebagai ruang inklusif bagi siapa pun yang mencari ketenangan batin. Berfungsi sebagai oase di tengah kesibukan kota, tempat ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya atau gratis.
4. Taman Wisata Iman (TWI) Sidikalang
Mencari lokasi yang mendidik bagi anak-anak? Taman Wisata Iman (TWI) yang terletak di Sitinjo, Dairi, adalah solusi yang tepat. Di lahan seluas 13 hektar, Anda akan diajak berjalan melalui kisah-kisah Alkitab dengan visualisasi patung yang mengesankan.
Anda dapat menyaksikan duplikat besar Bahtera Nuh, patung Musa yang membelah laut, serta menjelajahi Jalan Salib (Via Dolorosa) yang berakhir di Bukit Golgota. TWI tidak hanya menjadi lokasi kegiatan bagi masyarakat Nasrani, tetapi juga menyediakan sarana untuk ibadah berbagai agama lain, menciptakan gambaran harmonis antar umat beragama di Sumatera Utara.
5. Goa Maria Tritunggal Maha Kudus, Sibiru-biru
Area Sibiru-biru di Deli Serdang memang dikenal dengan pemandian alamnya, tetapi terdapat satu tempat tersembunyi bagi para peziarah, Goa Maria Tritunggal Maha Kudus. Diresmikan pada tahun 1995, kawasan ziarah seluas 3,5 hektar ini menyediakan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat lain.
Tersedia area rumput luas untuk parkir dan berkumpul, serta aula besar untuk bersantai. Peziarah umumnya datang kesini untuk berdoa dengan rosario di depan gua Maria dalam suasana yang sangat alami dan jauh dari keramaian lalu lintas.
6. Pusat Retret Cinta Alam, Sibolangit
Jika Anda menginginkan waktu mendalam dengan Sang Pencipta, Pusat Retret Cinta Alam di Sibolangit adalah pilihan yang sempurna. Dikelola oleh biarawati Katolik, tempat ini sangat selaras dengan alam sekelilingnya.
Suara aliran sungai dan kicauan burung menjadi latar belakang alami saat Anda merenungkan di kapel-kapel kecil yang ada. Jauh dari gangguan sinyal ponsel dan polusi, Cinta Alam memberi kesempatan bagi setiap pengunjung untuk kembali terhubung dengan diri mereka sendiri dan Tuhan melalui keindahan alam yang masih terjaga.
7. Taman Doa Maria, Gunung Sitoli (Nias)
Destinasi religi di Sumatera Utara juga meliputi Kepulauan Nias. Di Gunung Sitoli, terdapat Taman Doa Maria yang didesain khusus sebagai tempat berdoa yang damai. Dengan luas sekitar satu hektar, taman ini dihiasi dengan berbagai ornamen dan kumpulan patung yang menggambarkan perjalanan hidup Yesus. Sambil merenungkan, para pengunjung dapat menikmati udara segar Nias serta keindahan pepohonan yang memberikan kedamaian dan kelegaan di hati.
Merayakan Paskah di Sumatera Utara menawarkan pengalaman yang istimewa karena kombinasi antara spiritualitas yang mendalam dan kekayaan alam yang melimpah. Dari puncak gunung di Tarutung hingga ketenangan di Sibolangit, setiap lokasi menyajikan cara unik untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Artikel ini ditulis oleh peserta magang Kemnaker, Dwi Puspa Handayani Berutu di detik.com.
(afb/afb)











































