Sepakbola Internasional

Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Umumkan Pensiun dari Timnas

Adhi Prasetya - detikSumut
Senin, 06 Jul 2026 12:00 WIB
Foto: Getty Images/Ian MacNicol
Jakarta -

Neymar mengumumkan pensiun dari Timnas Brasil. Pengumuman itu disampaikan Neymar usai Brasil disingkirkan Norwegia 1-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Brasil angkat koper dari Piala Dunia 2026 setelah Erling Haaland mencetak dua gol di pengujung babak kedua. Brasil hanya mampu memperkecil skor di injury time babak kedua lewat penalti Neymar.

Gol Neymar itu tak mampu menghindarkan Brasil dari kekalahan. Dengan begitu Brasil untuk pertama kali sejak 1990, tersingkir di 16 besar Piala Dunia 2026.

Kekecewaan terlihat jelas di wajah-wajah para pemain, staf pelatih, hingga suporter Brasil. Banyak yang menangis, tak terkecuali Neymar. Tangannya ikut bergetar saat berdoa karena kesedihan yang mendalam.

Di usia yang sudah 34 tahun, peluang Neymar untuk membawa Brasil menjadi juara dunia sudah pupus. Kondisi fisik yang kerap cedera menyulitkannya untuk bertahan empat tahun lagi. Empat Piala Dunia telah ia lewati, tanpa sekalipun masuk final.

"Saya sudah mencoba. Saya sudah mencoba. Sekarang sudah selesai. Saya memulai di sini, dan akan mengakhirinya di sini," ucapnya usai laga kepada Globo, seolah menegaskan ia akan pensiun dari timnas selepas Piala Dunia 2026.

Untuk diketahui, Neymar menjalani debutnya bersama Brasil di stadion yang sama pada Juli 2010 melawan Amerika Serikat.

Neymar merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil, yakni 80 gol dalam 130 laga. Angka itu di atas Pele yang 'hanya' 77 gol. Namun bedanya Pele menenangi tiga Piala Dunia.

Selama berseragam Selecao, ia menyumbang dua gelar bergengsi, yakni Piala Konfederasi 2013 dan medali emas Olimpiade 2016. Namun ia gagal menjadi juara di Copa America dan Piala Dunia.



Simak Video "Video Hasil Piala Dunia: Brasil Bantai Haiti 3-0, Cunha Cetak Brace"

(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork