Spartak Moskow berhasil memenangkan Piala Rusia. Namun ada momen memalukan saat perayaan juara, salah satu pemain tak sengaja memecahkan trofi.
Dilansir detikSport, laga final Piala Rusia mempertemukan Spartak Moskow kontra FC Krasnodar. Pertandingan itu digelar di Luzhniki Stadium, Minggu (24/5/2026).
Di babak pertama, Spartak unggul 1-0 melalui gol Pablo Solari. Krasnodar berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Douglas Augusto selepas turun minum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga waktu normal, skor 1-1 tidak berubah. Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan adu penalti dan akhirnya dimenangkan Spartak Moskow 4-3.
Kemenangan itu membuat Spartak Moskow berhak atas trofi Piala Russia kelima mereka di era Rusia modern. Jika ditarik ke belakang ketika negara tersebut masih bernama Uni Soviet, Spartak jadi tim paling sukses di turnamen dengan 15 kali juara.
Para pemain Spartak Moskow lalu merayakan keberhasilan meraih Piala Russia dengan mengarak-arak trofi juara. Salah satunya Pablo Solari yang mengangkat piala di dekat tiang korner.
Apes, ketika Solari sedang mengangkat trofi, tiba-tiba bagian bawahnya terlepas dan jatuh ke tanah. Piala yang terbuat dari kaca itu pecah di hadapan juru kamera, sehingga momen tersebut langsung diabadikan.
Solari hanya bisa tertawa dengan insiden tersebut dan membawa kembali bagian atas trofi yang masih tersisa. Beberapa pemain Spartak Moskow lainnya juga ikut tertawa dan geleng-geleng kepala.
Video trofi Piala Rusia yang tak sengaja dipecahkan Pablo Solari viral di media sosial. Tidak sedikit yang menertawakan dan mengolok-olok kejadian tersebut.
"Pemain Spartak Moskow Pablo Solari tidak sengaja memecahkan trofi Piala Rusia hingga berkeping-keping. Siapa yang punya ide membuat trofi dari kaca," akun fanbase sepakbola Football HQ menuliskan.
"Striker Spartak Moskow Pablo Solari tak sengaja mengubah perayaan Piala Rusia menjadi bencana usai menghancurkan trofi hingga berkeping-keping di tengah selebrasi," akun Football Tweet memberi sindiran.
Baca selengkapnya di sini
(mjy/mjy)
