Real Madrid akan menghadapi laga hidup mati melawan Bayern Munich di babak 8 besar Liga Champions. Alvaro Arbeloa menyebut Real Madrid tak butuh keajaiban untuk bisa comeback di markas Bayern.
Pada leg 1 di Santiago Bernabeu, Real Madrid harus takluk 1-2 dari Bayern. Untuk melangkah ke semifinal Madrid tentu harus bisa menang dengan selisih dua gol.
Masalahnya, sejauh ini Madrid hanya sekali menang dari tujuh duel dua leg kompetisi Eropa setelah kalah di kandang sendiri. Kelolosan itu pun terjadi lebih dari 50 tahun silam ketika menyingkirkan Wacker Innsbruck di babak kedua Piala Winners 1970/71.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Bayern Munich begitu perkasa di Allianz Arena di sepanjang musim ini. Dari 20 laga kandang yang sudah dilakoni, Harry Kane dkk meraup 18 kemenangan dan cuma sekali kalah. Termasuk memenangi masing-masing dari lima laga kandang di Liga Champions.
Arbeloa percaya, Real Madrid tidak inferior dari Bayern berkaca pada pertandingan leg pertama. Los Blancos memang butuh kemenangan bukannya keajaiban.
"Saya kira kami tidak membutuhkan keajaiban di sini," cetus dia menatap duel Bayern Munich vs Real Madrid. "Seandainya kami menang di laga sebelumnya, maka ini tidak akan jadi sesuatu yang luar biasa."
"Kiper mereka kan man of the match-nya di leg pertama. Kami sebenarnya bisa menang. Siapapun yang memahami Real Madrid tahu bahwa kemenangan buat kami itu bukanlah sebuah keajaiban," lugas Alvaro Arbeloa dikutip dari AS.
(astj/astj)











































