Paris Saint-Germain (PSG) akan tandang ke Anfield untuk menghadapi Liverpool pada leg 2 babak 8 besar Liga Champions musim 2025/2026. Pelatih Luis Enrique menilai pertandingan tersebut tidak akan mudah untuk kedua tim.
Les Parisiens sendiri mengantongi keunggulan agregat 2-0 dari hasil laga leg pertama di Paris.Liverpool pasti punya tekad untuk mengubah keadaan menjadi senyum di akhir laga. PSG sadar dengan hal itu dan ogah hanya sekadar untuk mempertahankan hasil pada pertemuan pertama.
"Pertandingan ini akan sangat berbeda dari leg pertama. Kami perlu tahu bagaimana mengatasi momen-momen sulit dan kemudian memainkan permainan seperti biasa. Kami tidak datang ke sini hanya untuk mempertahankan hasil," kata Luis Enrique yang dikutip dari situs resmi UEFA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PSG mengindikasikan untuk mencoba mengontrol pertandingan di awal. Hal ini tampaknya bertujuan agar Liverpool tidak mampu menciptakan gol cepat.
"Dalam sepakbola modern skor dapat berubah dalam waktu lima menit. Penting untuk memulai pertandingan dengan baik, tetapi itu bukanlah kunci kemenangan," Enrique menjelaskan.
Ketika mencoba mengatasi defisit dua gol atau lebih dari leg pertama tandang Eropa, The Reds mampu comeback dua kali dari 13 kesempatan. Hal itu terjadi melawan Auxerre pada 1991 dan Barcelona pada 2019.
(astj/astj)











































