Harry Maguire kini menjelma sebagai salah satu sosok krusial di Manchester United. Ia mengungkapkan bahwa banyak pemain mengalami kesulitan saat harus menghadapi tekanan besar di klub tersebut.
Bek tengah MU itu sempat melalui periode berat di awal kedatangannya bersama Setan Merah. Ia kerap menerima cibiran, ancaman, hingga ejekan yang berujung pada dicabutnya ban kapten dan diberikan kepada Bruno Fernandes.
Namun, Maguire memilih untuk tidak menyerah. Eks pemain Leicester City tersebut perlahan menunjukkan peningkatan performa hingga kembali dipercaya sebagai salah satu pilar penting tim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pengalaman pribadinya, Harry Maguire menilai tidak sedikit pemain yang bergabung dengan MU gagal mengatasi tekanan besar yang ada. Ia juga menyebut, tidak semua pemain mampu bangkit dari keterpurukan seperti yang pernah ia alami.
"Aku melihat banyak pemain yang datang di klub ini dan sejujurnya klub ini terlalu besar untuk mereka," ungkap pemain Timnas Inggris itu dilansir detikSport dari Guardian.
Ia menambahkan, perhatian publik terhadap pemain MU sangat besar, mulai dari sorotan media hingga analisis yang datang dari berbagai arah. Setiap kebobolan kerap dianggap sebagai kesalahan individu, dan mantan pemain pun turut memberikan komentar. Menurutnya, hal tersebut adalah konsekuensi bermain untuk klub sebesar MU.
"Semua perhatian mengarah padamu, sorotan, analisis. Setiap gol yang masuk, itu adalah kesalahan seseorang. Akan ada mantan-mantan pemain yang membicarakan soal itu. Hal itu adalah bagian dari bermain untuk klub ini." tambahnya.
Saat ditanya apakah tekanan seperti yang pernah ia alami bisa membuat pemain lain menyerah, Maguire tidak menampiknya. Ia mengakui bahwa situasi yang ia hadapi dulu sangat berat, dipenuhi ejekan hingga bentuk pelecehan, sehingga hanya ada satu pilihan untuk dihadapi.
Ia menilai, banyak pemain kemungkinan akan memilih hengkang dan memulai ulang karier di tempat lain daripada bertahan dalam situasi sulit seperti itu.
"Kurasa akan ada banyak pemain yang mungkin ingin menutup bab ini dan pergi ke klub lain dan memulai lagi kariernya. Kurasa hal itu mungkin akan menghancurkan mereka sedikit lebih cepat," sambung Harry Maguire.
