Timnas Indonesia tampil perkasa saat menjamu Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3). Skuad asuhan John Herdman tersebut sukses mengunci kemenangan telak dengan skor 4-0.
Kemenangan ini tak lepas dari gemilangnya performa Beckham Putra yang mencetak brace (dua gol), serta sumbangan gol dari Ole Romeny dan Mauro Zijlstra. Namun, sorotan utama tertuju pada chemistry apik antara Beckham dan Romeny yang menjadi otak di balik robeknya jala lawan.
Dua gol yang dilesakkan Beckham Putra lahir berkat assist matang dari Ole Romeny. Gol pertama tercipta melalui umpan terukur Romeny dari tengah lapangan yang berhasil dikonversi Beckham setelah memenangi adu lari dan mengecoh kiper lawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada gol kedua, Romeny kembali menunjukkan visinya. Memanfaatkan bola liar hasil duel Ramadhan Sananta, ia mengirim umpan presisi kepada Beckham yang berdiri bebas di sisi kiri untuk kemudian dituntaskan dengan tenang.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan apresiasi khusus atas kedisiplinan taktis yang ditunjukkan anak asuhnya, terutama dalam eksekusi pergerakan di lapangan.
"Dua gol itu, kami mengerjakan pergerakan diagonal dan dia berkomitmen melakukannya. Jadi itu menunjukkan kedisiplinan taktis dan hal itu berhasil baginya," ungkap Herdman usai pertandingan.
Herdman juga memuji fleksibilitas Ole Romeny yang tampil impresif dalam mengatur serangan. Peran barunya di lini tengah terbukti efektif menghidupkan alur permainan Garuda.
"Khusus untuk Ole Romeny, permainan kreatifnya malam ini solid. Saya sangat menikmati menontonnya bermain lebih sebagai pemain nomor 10," tambah sang pelatih.
Ketajaman duet Beckham-Romeny kini diharapkan kembali meledak pada laga selanjutnya. Skuad Garuda dijadwalkan akan menantang Bulgaria pada Senin (30/3) mendatang.
(afb/afb)











































