Kebersamaan Casemiro bersama Manchester United diperkirakan akan berakhir pada penutupan musim 2025/2026. Gelandang asal Brasil tersebut pun langsung menjadi incaran di pasar transfer, dengan sejumlah klub dari MLS hingga Arab Saudi mulai menunjukkan ketertarikan untuk merekrutnya.
Dua tim dari Major League Soccer (MLS) yakni Inter Miami CF dan LA Galaxy disebut telah melakukan pendekatan awal. Namun, hingga saat ini belum ada penawaran resmi yang diajukan.
Kendala muncul karena kedua klub tersebut sudah memenuhi kuota Designated Player (DP), sehingga ruang untuk mendatangkan pemain bintang baru menjadi terbatas. Situasi ini membuat proses transfer cukup sulit terjadi, kecuali ada perubahan dalam susunan pemain mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Al-Ittihad Club dari Saudi Pro League mulai mengamati perkembangan situasi. Klub yang berbasis di Jeddah tersebut tengah berburu pemain top setelah ditinggal Karim Benzema.
Minat terhadap Casemiro juga berkaitan dengan masa depan Fabinho, yang kontraknya akan berakhir pada musim panas ini.
Meski diminati klub-klub di luar Eropa, Casemiro dikabarkan masih ingin tampil di level tertinggi. Di usianya yang telah menginjak 34 tahun, ia merasa masih sanggup bersaing di kompetisi elite Eropa.
Di tengah spekulasi soal masa depannya, performa Casemiro justru menunjukkan peningkatan. Saat Manchester United meraih kemenangan 3-1 atas Aston Villa pada 15 Maret lalu, para suporter bahkan memberikan dukungan agar ia tetap bertahan.
Bek muda Leny Yoro juga menegaskan betapa pentingnya peran Casemiro di tim. Yoro menyebut, semua pihak berharap sang gelandang tetap bertahan.
"Dia pemain yang sangat penting bagi kami. Dia membawa pengalaman yang tidak dimiliki pemain lain. Dia sudah memenangkan segalanya, dan itu sangat membantu kami," ujar Yoro seperti dikutip detikSport dari ESPN.
(nkm/nkm)











































