Kondisi geopolitik yang memanas antara Iran dan Amerika Serikat memicu ketidakpastian mengenai partisipasi Team Melli dalam ajang Piala Dunia 2026. Ketegangan ini memuncak setelah operasi militer gabungan AS dan Israel yang mengakibatkan gugurnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei.
Sebagai bentuk respons, Iran melancarkan serangan rudal ke berbagai basis militer AS yang berada di negara-negara sekutu seperti Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab. Situasi kian pelik lantaran negara-negara Eropa seperti Inggris, Prancis, dan Jerman dikabarkan siap memberikan dukungan militer kepada Amerika Serikat.
Konflik terbuka ini memunculkan spekulasi bahwa Iran mungkin akan menarik diri dari putaran final Piala Dunia, yang dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat dalam waktu sekitar 100 hari ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi krisis ini, pendiri media Outkick, Clay Travis, memberikan usulan menarik bagi Presiden Donald Trump. Travis menyarankan agar Trump menggunakan sepak bola sebagai instrumen diplomasi untuk merangkul warga Iran dengan cara menjamin keamanan skuat Mehdi Taremi selama turnamen berlangsung.
"Saya sebenarnya berpikir akan sangat berdampak jika Presiden Trump mengatakan: 'Kami ingin Iran mewakili rakyat Iran yang baik di Piala Dunia," kata Travis.
"Ini adalah kesempatan untuk mengirim pesan kepada rakyat Iran bahwa Anda berada di pihak mereka."
"Presiden Trump harus menyatakan, 'Saya akan mendatangkan pemain-pemain dari Iran ini. Saya akan membawa mereka ke AS. Dan kami akan menjaga keamanan mereka," ujar Travis.
Baca juga: Ronaldo Borong Saham Perusahaan Nutrisi |
(afb/afb)
