Guardiola Konsisten Dukung Palestina: Mereka Sendirian

Sepakbola Internasional

Guardiola Konsisten Dukung Palestina: Mereka Sendirian

Tim detik - detikSumut
Sabtu, 31 Jan 2026 06:00 WIB
Guardiola Konsisten Dukung Palestina: Mereka Sendirian
Foto: via REUTERS/Fredrik Varfjell/NTB via REUTERS
Jakarta -

Pep Guardiola kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap Palestina. Bukan kali pertama pelatih Manchester City itu menyuarakan dukungan, kali ini ia menyampaikan pesan yang penuh empati dan menyentuh hati.

Guardiola hadir sebagai salah satu pembicara dalam acara amal bertajuk 'Act x Palestine' yang digelar di Barcelona, Kamis (29/01). Acara tersebut melibatkan sekitar 30 seniman dan musisi, dengan tujuan mengangkat penderitaan yang tengah dialami masyarakat Palestina.

Dalam kesempatan itu, Pep Guardiola tampak mengenakan keffiyeh saat menyampaikan orasinya. Ia secara terbuka menyatakan solidaritas kepada para korban konflik di Palestina, terutama anak-anak yang kehilangan orang tua akibat serangan Israel di Gaza.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Assalamualaikum," bukanya seperti dilansir detikSport dari Telegraph.

"Apa yang kita pikirkan ketika kita melihat seorang anak-anak dalam dua tahun terakhir ini dengan gambar-gambar di media sosial, di televisi, merekam dirinya sendiri, memohon 'di mana ibu saya?' di antara reruntuhan, dan mereka tidak menyadari apa yang terjadi," ungkap pria berusia 55 tahun itu.

ADVERTISEMENT

"Saya rasa kita telah meninggalkan mereka sendirian, terlantar," lirihnya.

Selain menyampaikan empati, Guardiola juga melontarkan kritik keras kepada para pemimpin dunia yang dinilainya gagal bertanggung jawab atas tragedi kemanusiaan yang terjadi dalam konflik Israel-Palestina.

"Orang-orang berkuasa adalah pengecut karena mereka mengirim orang-orang tak bersalah untuk membunuh orang-orang tak bersalah, sementara mereka sendiri berada di rumah dengan pemanas saat cuaca dingin dan pendingin udara saat cuaca panas, " tegasnya.

Pep Guardiola memang dikenal sebagai figur sepak bola yang konsisten menyuarakan dukungan bagi Palestina. Pada November 2025, ia bahkan ikut menunjukkan solidaritas dalam pertandingan persahabatan antara Timnas Catalunya dan Palestina di Estadi Olympic Lluis Companys.

"Saya tidak bisa membayangkan ada orang di dunia ini yang bisa membela pembantaian di Gaza. Anak-anak kita bisa berada di sana dan dibunuh hanya karena lahir di sana. Saya tidak percaya pada para pemimpin. Mereka akan melakukan apa saja untuk tetap berkuasa," tegasnya pada November lalu.

Pertandingan tersebut tak sekadar menjadi simbol, melainkan juga wujud nyata bahwa simpati terhadap rakyat Gaza masih terus hidup.

Hingga kini, konflik Israel dan Palestina masih belum menemukan titik terang. Dalam beberapa waktu terakhir, Israel bahkan semakin intens melakukan invasi ke wilayah Palestina. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan bahwa tindakan tersebut telah dikategorikan sebagai genosida pada September 2025.




(nkm/nkm)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads